Sinema Indonesia

Janji Joni (2005)

Posted by ferrysiregar on Sunday, 1 of April , 2007 at 11:39 pm

Kami memberikan empat bintang kepada film ini bukan karena film ini menunjukkan teknik yang gemilang, tapi baru kali ini ada filmmaker yang memberi perhatiannya penuh kepada cerita dan karakter. Untuk ini, Joko Anwar bisa dibilang filmmaker muda Indonesia yang sangat menjanjikan. Kami tidak pernah begitu menikmati sebuah film Indonesia seperti saat kami menonton Janji Joni. Skenario yang kuat dengan dialog-dialog yang cerdas (ups, kami mengutip KOMPAS, serta kejutan demi kejutan membuat kami rela menahan ketidakpercayaan kami terhadap beberapa hal yang tidak masuk akal. Namun film ini jelas dibuat sebagai “screwball comedy”. Sebuah film yang menandai awal sepak terjang musisi independen Indonesia dalam sebuah soundtrack yang nendang. Debut Joko Anwar yang memulai karir sebagai kritikus film memang hanya sekian persen dari debut Francois Truffaut dalam 400 Blows. Tapi itu masih membuatnya mendekati jenius, kalau dia di masa depan tidak berambisi untuk membuat sesuatu di luar jangkauannya pada saat itu –kesalahan yag sering dilakukan filmmaker Indonesia. Sejauh ini, ini adalah film Indonesia terbaik tahun ini, dan salah satu film terbaik di tahun manapun. Salut.

Sutradara: Joko Anwar. Skenario: Joko Anwar. Pemain: Nicholas Saputra, Mariana Renata, Rachel Maryam, Surya Saputra, Gito Rollies, Dwiky Riza, Sujiwo Tejo, Barry Prima. Durasi: 85 menit.

Category: Review

5 Comments

Comment by mamahenky

Made Tuesday, 10 of April , 2007 at 4:59 pm

salah satu film indonesia yg gue suka di awal kebangkitan film indonesia ( ada apa dengan cinta mah lewaatt…..).ibaratnya semua elemen di film ini (cerita, aktor,penyutradaraan, dialog, casting, sinematografi yg lumayan)dr film ini kl dikawinin satu sama lain pas banget.saklek lah engga lari2 kaya film indonesia kebanyakan,jadi yah kalo begitu sukses dong.lucunya pinter.tp wardrobenya mariana engga banget deh…or perhaps a way to describe her character?
intinya gue nonton film ini tanpa ada kata2 kasar yg keluar dari mulut gue dan tidak menyesal duduk selama 85 menit.selamat mas joko

Comment by viCiouSaiKo

Made Saturday, 2 of June , 2007 at 7:12 pm

MANTAPZZZ!!!
Love the music in this movie too…

Comment by edogawa

Made Sunday, 15 of July , 2007 at 3:22 pm

ini cerita beda sendiri dengan film2 yg lain. unik.
salut gwe. mungkin aktingnya aja lagi tinggal di perbaiki lebih mantap. aming ada di film ini kan?? aming t-o-p!! i luv aming!! XP

Pingback by Sinema Indonesia is Back! » Kamulah Satu-Satunya (2007)

Made Saturday, 21 of July , 2007 at 6:25 pm

[…] Nirina berperan sebagai Indah, gadis desa yang tergila-gila dengan Dewa. (Nggak apa-apa lah. Namanya juga gadis desa). Dengan setia dia mengirimkan kartu pos undian yang pemenangnya akan dapat kesempatan ikut tur antar kota band Dewa. Seolah-olah undian ini begitu pentingnya sampai diumumkan di televisi segala. Saat pada akhirnya Indah berhasil ke Jakarta untuk datang ke acara Dewa, Indah mesti berhadapan dengan kesialan-kesialan ala Janji Joni, termasuk diangkut oleh FPI karena ke-gap lagi megang majalah berjudul “Kelinci” (dan mereka berpikir mereka pintar sekali). […]

Comment by Galaxy Raider

Made Monday, 3 of September , 2007 at 9:30 am

Selamat! Film ini bener2 bagus! Ternyata film Indonesia masih bisa berjaya!

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

We are back!

Sinema Indonesia adalah blog pribadi yang secara tidak disengaja jadi public domain. Sinema Indonesia tidak berafiliasi dengan grup, filmmaker, pejabat, atau tuan tanah mana pun. Sinema Indonesia adalah domain nirlaba (untuk sementara ini). Kesempatan untuk bergabung menjadi reviewer di Sinema Indonesia tetap terbuka bagi siapa saja. Silahkan e-mail contoh tulisan anda ke sinemaindonesia@gmail.com