Sinema Indonesia

Malam Jumat Kliwon (2007)

Posted by ferrysiregar on Tuesday, 12 of June , 2007 at 8:37 pm

SUATU HARI DI KANTOR SEORANG PRODUSER “KORROR”

Shanker Rs. berdiri memandangi sebuah plakat yang baru saja digantungnya di dinding, tepat di atas kursinya. Tertulis:

“BEST PRODUCER OF HORROR
SHANKER Rs.”

Plakat itu ditandatangani oleh seseorang dengan nama “KHRESNA Sr.”. Shanker telah belajar dari seseorang yang telah jadi long-time collaborator-nya bahwa you can be as many people as you wanna be. Dan, kalau tidak ada yang mau memberi pujian atas film-filmnya, “your other self” selalu bisa diandalkan untuk untuk membuatnya kembali ceria.

Dia kembali duduk dan membolak-balik tumpukan skenario siap bikin yang berserakan di atas mejanya. Beberapa judul terbaca: “Setan Tuyul“, “Nini Towok“, “Nenek Gerondong“, “Kolor Ijo“. Dia terlihat kesal dan menelpon sekretarisnya.
“Ya, Pak?” jawab sekretarisnya.
You janji bawa skrip yang judulnya nama tempat. Mana?” hardik Shanker.
“Nama tempat-tempat yang berhantu udah habis, Pak. Terakhir Terowongan Casablanca.”
“AHH..! Bukannya ada satu lagi tuh. Di dekat Menteng, ada jembatan. I sering liat hantu-hantu di situ.” kata Shanker.
“Itu Taman Lawang, Pak. Dan itu bukan hantu,” kata sekretarisnya.
“AH, I tidak mau tau. You cari nama tempat yang berhantu.” Shanker menutup telpon.

Pintu dibuka dan seseorang melongokkan kepalanya ke dalam sambil tersenyum lebar.
“KOYA MY BRODEEERRR…” seru Shanker. Koya Pagayo masuk dan memeluk Shanker. Keduanya semakin lama semakin akrab, terlebih-lebih setelah peristiwa FFI 2006 yang membuat keduanya dicemooh secara nasional. Untung masih ada Kompas yang memuat kisah hidup Koya di halaman satu dengan dramatis dan membuatnya terlihat sebagai korban, ketimbang penjahat hak cipta.
You got something for me, Broder?” tanya Shanker.
Yes. Gue punya ide brilian, Bro. Ceritanya…” Belum selesai Koya berbicara, Shanker memotongnya.
“Judul, judul, Broder. You tau I tidak peduli soal cerita. Title! Title!
“Malam Jumat Kliwon.” Koya tersenyum.
“Malam… Jumat… Kliwon.” Shanker manggut-manggut. “JENIUS! JENIUS, Broder!”
Keduanya tertawa dan berpelukan. Shanker mencengkeram pantat Koya dengan gemas.
Ouch. I love when you do that, Bro,” kata Koya.
I’ll give you another one later. Tell me… setan-setan apa aja yang bisa kita masukin di sini?” tanya Shanker.
“Semua, Broder! Malam Jumat Kliwon itu malam setan-setan pada gentayangan!” Senyum Koya tersenyum lebar. Shanker tertawa dan kembali memeluknya.
“JENIUS! JENIUS, BRODER!” Shanker kembali meremas pantat Koya.
“Ouch. I love when you do that, Bro,” kata Koya.
I’ll give you another one later. Now tell me… tiap berapa menit sekali kita bisa menampilkan setan-setannya?” tanya Shanker.
“Setiap menit, Broder! Malam Jumat Kliwon itu malam setan-setan pada gentayangan sepanjang malam! Dan sebagai bonus, gue bakal masukin satu adegan dari Silent Hill!” Senyum Koya semakin lebar. Shanker kembali memeluk Koya.
“JENIUS! JENIUS, BRODER!” Shanker kembali meremas pantat Koya.
Ouch. I love it when you do that, Bro.”
I’ll give you one squeeze at the premiere setiap kali hantunya muncul, Broder,” kata Shanker.
Koya tersenyum sumringah.

Tiba-tiba di luar terdengar anak-anak SMP mulai upacara bendera. Letak sekolah itu tepat di belakang kantor Shanker. Seorang anak terdengar membacakan Pembukaan Undang Undang Dasar 1945. Saat anak itu akan sampai pada kalimat: “untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” Shanker menutup jendelanya.
I tidak suka kalimat itu, Bro. Bayangkan kalau orang Indonesia cerdas, kita susah cari duit, Broder.” kata Shanker.
Koya hanya mengangguk-angguk.
“Ok lah. Ge cabut dulu, Bro. Persiapan suting,” Koya beranjak.
“Ok, Broder. Jangan lupa perjanjian kita,” kata Shanker.
“Don’t worry, Bro,” Koya keluar. Keduanya lupa untuk mencari cerita untuk film Malam Jumat Kliwon, tapi rupanya itu bukan masalah buat keduanya.

Tak lama kemudian, Malam Jumat Kliwon mulai ditayangkan di bioskop. Cerita ecek-eceknya tentang lima orang anak muda yang diteror setan-setan di sebuah bangunan bekas rumah sakit. Lucunya, tak ada satupun yang punya niat untuk keluar dari situ. Editingnya juga paling ancur yang pernah dilihat di film bioskop, dengan musik-musik yang masih curian. Tapi memang filmnya tetap laku. Pembukaan UUD 45 ternyata tidak jalan. Dan saat premiere, Koya duduk di sebelah Shanker. Tak ada satupun yang tahu, dari mana asal suara “OUCH!” setiap kali setan muncul di layar. Tapi kami tahu…

Sutradara: Koya Pagayo
Pemain: Robertino (The only good thing here), Ben Joshua, Gracia Indri, Debby Kristi.
Produser: Shanker Rs. Bsc.
Produksi: Indika Entertainment
Durasi: 90 menit

Category: Review

130 Comments

Comment by puhleeeasedeh

Made Tuesday, 12 of June , 2007 at 9:18 pm

sialan, SI kyknya malah bakal bikin pelm ini tambah laku deh…
i cant help tapi sumpe saya jadi penasaran pengen nntn
hahaha

MJK ==> inceran pertama saat pulang indo nanti

Comment by bri

Made Tuesday, 12 of June , 2007 at 9:33 pm

Duh, senengnya baca website ini lagi… Komen2nya yg sadis dan menusuk ulu hati tapi kok bisa bikin gue ngakak yaaa???
Tapi serius nih, kalian ntn karena tugas beneran…? Kalau iya, gue turut prihatin deh sama kalian…. Nggak kebayang harus ntn smp abis sementara perut udah mules abis

Comment by the 1st

Made Tuesday, 12 of June , 2007 at 9:38 pm

YESSSS

gw yan gpertama comment. I LOVE SI

Comment by Fansi

Made Tuesday, 12 of June , 2007 at 9:39 pm

aih.. lagi2 film horor kacangan? basi.

gw suka loh ama penuturan review yang mirip cerpen, apalagi ada ‘ouch’-'ouch’nya. semakin memiriskan cerita yang udah pathetic.

bdw gag ada review ‘3 hari untuk selamanya’ ya?

Comment by sopjagung

Made Tuesday, 12 of June , 2007 at 10:38 pm

Musiknya beneran njeplak lagi? Kasi tahu dong asalnya dari mana, kalo nggak kan terkesan fitnah dan akhirnya menjerumuskan orang lagi ke jalan yang salah (kaya Remy Silado waktu membela musiknya Ekskul habis2an sebelum Universal melayangkan somasinya, kecian deh loe Remy)

Comment by nuu

Made Tuesday, 12 of June , 2007 at 10:50 pm

mwahahahahahaha…
ngakak gw baca review film yg satu ini…
salut deh buat kalian yg tahan nonton film gini demi review ini.

Comment by Yanato Nio Faula

Made Tuesday, 12 of June , 2007 at 10:53 pm

astaga…
tega2nya sih SI review yg jelek2 tentang Koya?
Bukannya dia itu salah satu bakat TERBESAR di perfilman indonesia?
Bukannya dia itu bakal jadi LEGENDA HIDUP perfilman tanah air?
saya gak ngerti kenapa SI bilang film2 koya jelek.
dia kan seleranya tinggi, orang dia pernah bilang ga suka pelem Godfather (di Kompas, ada deh, beneeer) gara2 cara bertuturnya. tuh kan membuktikan kalo dia itu sineas sejati, secara the Godfather itu one of the BEST movie of all time (meskipun kalah bagus ama ekskul =p)…

p.s. saya ga lagi sarkastik kok, liat aja nama saya =p

Comment by fun

Made Tuesday, 12 of June , 2007 at 11:38 pm

i’ve got banned???

who’s says??

well then,gw janji d gak hilarious lagi…(cross finger..)

tapi sory2,gak gw banget!!!!

btw ni review pa cerpen yak??

sekalian aj di bikin film….

another gay movies……..
hwehehehehehehe……..

huff………..
koya lagi…koya lagi…

gak tau deh…

kayaknya si koya cuman pinter bikin judul,tapi paling ancur pas bikin filmnya….

moga gak ada deh yang kemakan ma trailer nya di TiPi-TiPi….

Comment by moviefreak

Made Tuesday, 12 of June , 2007 at 11:41 pm

Hah filmnya koya lagi… produsernya India yang cuma mikirin duit lagi, gak ada kan di otak lo pengen majuin film Indo? menurut lo film berkualitas adalah film yang bisa bikin kantong lo tambah tebel kan? setebel muka lo!, gak perduli kalo orang Indo tambah bego sehabis nonton film lo, tambah deket ama klenik and tahyul..

Duh gemes gue, sejuta kancut, sempak, celana dalem, g-string atauapalahnamanya buat film lo!!, bonus pembalut bekas ama beha deh.. males banget nontonnya… !!!.

Comment by jijayayayya

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 12:03 am

gilaa…..gua enegggg banget ama koya , shanker dan pembuat pelm horor lainnya……
kalaupun nggak punya ide atau nggak mampu untuk buat pelm bermutu..setidaknya buatlah pelm horor yang berkelas, bukan asal asalan.bikin malu, bikin muak, gw nggak pernah nonton nih pelm.
barang siapa yang masih tetap nonton nih pelm, walaupun udah baca reviewnya disini, emang deh tu orang “guoblokkkk”. eh…tp terserah deng, duit, duit ku…

Comment by Potato_King

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 12:23 am

WAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAK
SHANKER…koya,kalian pantas mendapatkannya…

titit,ini review
skaligus cerpen

Request:Kalau nanti bikin review film Koya-Shanker lagi,gimana
kalo dibikin kayak cerita bokep gay aja….
ampe “main”-nya juga dibeberin!

Oce?

Comment by dj

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 12:31 am

´hahahaha… i love this review. JENIUS! JENIUS, BRODER!

Awwwchh…

Comment by verde

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 4:02 am

Nah ini dia yg ditunggu2….

wakakak….

setelah satu persatu hantu dimunculin tp g berhasil
maka dimunculkanlah semua hantu2 itu dalam satu malam…satu film
TUHAN,CUKUP SUDAH!!!!
sekalian hantu itu bersekolah dan punya kegiatan EKSKUL.

Koya pagayo aka nayato fio nuala aka pingkan utari,cowok apa cewek sih dia?orang ini harus ditangkap sama densus 88 anti teror!!!karena telah meneror kita semua dengan serangkaian hantu2 ini.

Comment by verde

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 4:35 am

Next Story…
HAnny Syaputra dan Mr.chan parwez pun tiba2 muncul dan ikut bergabung
Hanny :Hi,guys lg ngapain?ada proyek baru ya? ikut dong
Koya :Iya, nih ada film briliant gua yg baru judulnya Malam Jumat Kliwon!ditanggung serem cos hantu2 dsn bakalan bedol desa ke bioskop2 (sambil nyengir mengerikan)
Hanny :WOW!!it’s briliant!!tunggu apa td judulnya?malam jumat kliwon?hmmm…(hanny berpikir sejenak),Yes, thank’s Bro!! i’ve got a new briliant idea…
Pak chan parwezz :tell me hany come on… (dan panggilan hany berubah menjadi honey)…judul!judulnya?!!
Hanny(dengan tatapan sayu dan suara terbata2): MALAM MINGGU ROMANTIS…..terdiam sejenak!!!
Pak chan Parwezz :OH MY GOD…what a very briliant idea,thank honey I Love you so much!!GO hanny call acha,call irwanyah,gua butuh mereka berdua.they have the best crying acting ever…tp tlg blg sama irwansyah klo dia g bsa nangis sendiri,gua bakal bikin dia nangis seumur hidup!!

dan tiba2 suasana berubah menjadi gaduh karena cut memey,Five vi, dan kiki amalia datang untuk meminta dilibatkan dalam film baru ini…..what the…..

Comment by nad

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 7:34 am

xD @ atas gw, parahhhhh huwekekekekekekeke

turut prihatin gw baca review mjk.. kayaknya kok lebih kancut dr psikopat gini ya… busett

Comment by Yam Yam

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 9:06 am

Review terlucu yang pernah gue baca… btw, pelm-nya Hanny bukannya must be in English gitu? Not Malam Minggu Romantis But Romantic is Romantis…

Comment by tox

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 9:07 am

he he..gw suka tulisannya..seru..
sesekali lu kudu bikin film sendiri, Fer..
btw, seprovokatif apapun tulisan SI..gw tetep ogah nonton…

Comment by superpippo

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 9:18 am

hahaha…saking dah desperatenya ma ni film…kayanya review SI malah lebih seru daripada filmnya deeehhh….

Comment by titit

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 10:17 am

tolong review 3 hari untuk selamanya dong….akting Adinia keren banget..sumpah!

Comment by Reno

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 10:26 am

What the f*ck?!

Ditantang untuk bikin review beneran kok malah jadi bikin cerita stensilan? Ngarang jaya, gak beda sama anak SMU ngerjain soal mengarang ujian Bahasa Indonesia. Halah…

Lagian, it’s a B movie gitu loooookkkhhh….

Diulang ya: IT’S A B MOVIE GITU LOOOOOOOKKKHHH…. Cerita menye-menye, hantu di sana-sini, karakter-karakter bego, geez…can’t you just see that? Hello? I’m talking about the very basic horror formula here?

Udah deeeh, susah amat ngereview sampe menjungkir balik otak untuk bikin cerita karangan yang mengarahkan opini… Mau melakukan pembunuhan karakter? Hwahwahwahwa…. Belajar dulu sama para Neo-Nazi bagaimana cara membuat sebuah propaganda yang baik dan benar (dan to-do list SI jadi semakin banyak nih untuk bikin review yang bener).

Here’s a suggestion: do it in some newpapers, dude.

I dare you :) (sayup-sayup terdengar suara ayam…”petok-petok-petok..” begitulah bunyinya.)

Comment by marjuki

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 11:50 am

busyett!!! koya lagi aja…amit2. yang gw heran sama produsernya, kenapa masih pake si Koya yang udah ketahuan ancur banget pelemnya. kayaknya produsernya lebih begok. terus gw heran juga banyak artis yang bilang koya “rajanya sutradara pelem horror” itu artis dibayar berapa ya?

Comment by jane d0e

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 12:03 pm

eh reno. kamu pernah baca gofugyourself.typepad.com nggak sih????
itu tuh kadang buat ngritik seleb-seleb hollywood sana kadang juga pake cerita-cerita yang lucu kok! dan situs itu masuk di majalah EW sebagai salah satu situs paling keren, jajar sama people.com!!!

and hellloooo…emang kalo lantaran itu B-Movie jadi nggak boleh dikritik, gitu??

Comment by fufu

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 12:44 pm

For Reno, though it’s a B movie, at least it ought to be made by, hm…what we call it that you even don’t have it, BRAIN dude..!!!

As a moviegoer, we don’t really care if it’s an A movie or a B movie, as far as I know, when I go to the theatre….I need a good story which I can watch it with my brain.

For SI, it’s great to read your review, not only have a brain, your review is also honest. Thank you.

Comment by Reno

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 1:18 pm

Fufu: then Malam Jumat Kliwon is not for your precious brain :) And so is the B-class review made by SI.

Kasian dong otak lo dapet makanan yang lezat dari SI tapi gak ada gizinya.

Kalo gue sih, yaaa…karena otak gue terbatas yaa… gue sih komen-komen ajah. Bukannya bikin review film yang pinpinbo.

Comment by Dimas Agung

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 1:24 pm

Gue kira kalian udah tobat ngereview film2nya Koya, soalnya kalian bilang di reviewnya Jeruk Purut “Sebetulnya film2 Koya tidak perlu direview lagi, badan kami sudah panjang karena capek” dan ditambah kalian ga ngereview Cinta Pertama dan Lewat Tengah Malam…..

Btw, Nanda kemana sih? Emang bener yah kalo Nanda tuh udah hengkang dari SI? waktu itu sih gue kira dia di Cannes lagi… Apa sekarang juga? emang belom balik? Padahal gue tuh justru senengnya baca postingan dia…… Nanda….. weraryu…………..

@Reno, justru ini tuh jadi salah satu alasan kenapa gue suka SI, bikin cerita gokil tentang seberapa begonya si produser, kaya waktu di rev. Cewe Matrepolis…

Comment by gimme

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 1:34 pm

pinpinbo apa bodo beneran?

Comment by Reno

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 1:41 pm

Dimas Agung: tapi tidak lantas harus jadi budaya kan? Bahwa review yang bagus itu harus menjelek-jelekkan seseorang (atau beberapa) secara tidak dewasa? Sebab gue pikir SI seharusnya bisa comes up dengan something smart, yang pada akhirnya bisa bikin penonton juga pinter. Bukannya menerima review SI sebagai sebuah dogma, gak pake nonton tapi udah yakin jelek karena baca reviewnya SI, tanpa sadar bahwa review SI bikin pembacanya jadi membatasi seleranya dan idealismenya sendiri. Gimana kalau penonton Indonesia melewatkan sebuah film bagus hanya karena SI membungkus film ini dengan berbagai macam cangcut? Sayang banget kan?

Sebab lama-lama SI menjadi film yang diolok-oloknya sendiri: bodoh.

Comment by olip

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 1:48 pm

film ini emang brengsek banget…jadi bahan lelucon ama penonton bioskop sepanjang film!!Gw aja ngakak terus sepanjang film, bukannya ketakutan. Asli lucu banget!! Udah gitu ga ada cerita lagi!!!!Pas adegan yang ce (ntah siapa namanya) jatuh ke atas kasur terus kasur nya diangkat ama setannya terus diputer, gw ketawa kenceng banget.GYAHAHAHA kayak di Dufan….orang2 sebelah gw ga ada yg protes klo gw komentar aneh2, malah ikut cekikian juga…abis emang nih film pantas dicaci seh!!!!Kok gw mau2nya ya diajak nonton film ini????untuk reviewer SI menurut gw karena adanya orang2 semacam KOya pagoya dan Shanker Rs, tolong disediakan kancut max 10…5 ga cukup you know…..

Comment by vivid

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 1:55 pm

hahahah si REno kenapa tuh?

ga bisa orgasme yah mas baca review SI? kalo mau orgasme baca stensilan sono….atau elo salah satu yang diremes pantatnya sama Shanker ya ? hi hi hi hi…Reno reno kamu ganteng deh…salam kenal yah dari aku…keliatannya kamu ganteng deh.

Comment by vivid

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 2:47 pm

@ Reno

udah deh mas, kalo ga suka ENYAH aja…….
jangan sok ganteng en tebar pesona disini…
tahu deh yang sodara nya Koya … gue juga kalo ada saodara gue dijelek2in pasti marah…

Comment by fill me

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 2:49 pm

alah,bung reno, banyak cara orang untuk berbuat smart. oke, SI dengan reviewnya yang terkesan nusuk mulu,tapi, sudahlah biarkan saja, toh mereka sepertinya punya agenda untuk membuat para pedagang itu cerdas. tentu dengan cara SI sendiri.ada sekumpulan orang yang mau datang ke bioskop dengan oleh-oleh bintang atau kancut itu kan sebuah kontribusi.

kalu ente punya cara sendiri, kenapa nggak berbuat hal yang sama..build a new site..and put something smart there..and fucked up!

terserah,kalo pada akhirnya,banyak pembaca SI terpengaruh atau tidak dengan review tsb, atau melewatkan sebuah film bagus…(tapi pretensi bahwa SI membatasi selera penontonnya terbantahkan toh, banyak muncul juga komen2 yg kontra atas review SI). SI hanya salah satu media review, banyak juga di luar sana yang muji2 film indonesia…jadi apa salah SI dengan posisi seperti itu?

yang jelas,kalao para pedagang itu sudah bisa menjual sesuatu yang cerdas…gua yakin..tampilan SI akan lebih banyak mujinya daripada nikam.

selama film-film kancut itu masih beredar, selama itu pula review konyol SI bakal muncul.

anjis parah gua ngebacot

Comment by uninstall

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 3:10 pm

YO reno…
go fuck yourself…
or your sister…

Comment by Shanker Pagayo

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 4:16 pm

@Reno
Masalahnya Shanker dkk sudah dikritik berulang2 kali mulai dari cara halus sampai keras tetap saja bebal, tetep memproduksi film2 konyol ga bermutu. ya sudah, ngapain dikritik terus. kita olok2 dan maki2 saja terus. lagipula mereka sudah berdosa membodohi bangsa Indonesia dgn film2 horror konyol mereka.
Review SI dijadikan dogma?ah itu seh anggapan lo aja kali. Lagipula kalaupun benar ini hanya masalah kepercayaan belaka koq. Kita percaya dengan SI karena selama ini reviewnya benar. Kenapa bung Reno ga bikin website film review tandingan saja yg bs membuat org2 percaya dgn bung Reno dan berpaling dari SI?coba bung Reno bikin sesuatu yang smart dan kita lihat reaksi masyarakat…

Comment by Reno

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 5:18 pm

ya gw akui komen gw emang bego…maklum gw cuma frustasi dan sakit hati sama SI..gw cuma wannabe….cuma orang bodo yang bisa komen asal..ngomong gue kaya kentut…bau..

Comment by Badut kota

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 5:26 pm

OOT boleh ga..3 hari selamanya film garing, dengan dialog over the top, maksa, konyol….dan ending mengecewakan, adegan seksnya juga ga hot kok, cuma potongan LSFnya kasar…

review SI kali ini 5 bintang!..temen2 gw slalu menjadikan SI panduan nonton, jadi kita ga buang duit utk felem busuk

Comment by ujang

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 6:06 pm

wew aku suka film ini (rumah sakitnya) ahahahah susternya juga rada cantik2 (jempol wat susternya) ceritanya ga jelek2 amat ah
temenku bilang mala bagus, kesan angkernya kerasa

Comment by foke

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 6:34 pm

GUE KASIH BINTANG 7 BUAT KOMENTAR KALI INI. BUT REMEMBER TIDAK SEMUA FILM HOROR JELEK………TAHUN INI AKAN ADA FILM HOROR YANG BERKELAS, TUNGGU TANGGAL MAINNYA…….

Comment by vivid

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 7:11 pm

gue stuju kalo ada yang bilang, dengan SI mereview film jelek kaya begini, justru banyak orang mau nonton…salah satu nya gue. PSIKOPAT dan INIKAH RASA NYA CINTA merukana film favorit gue sepanjang masa, gue harap film ini bisa menggantikan kedua film yang tadi gue sebutin…BRAVO SI

@Reno
Santai aja bos, gue juga kadang ga setuju sama review SI, apaan tuh Realita cinta dapet bintang banyak banget? Jelas2 film standar, SI selalu menilai film rock en roll haus berhungungan dengan ke gokilan padahal temen2 band Grindcore gue ada yang anak Mushola.

Peace ah…

Comment by Om Feb

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 8:29 pm

menagislah buat para pecinta film indonesia,,, terserah kalian maunangis air atau darah. tapi menurut gue kayaknya nangis darah aja……karena film ini bener-bener bikin perut mual, kepala pusing, bibir pecah-pecah, idung tersumbat dan susah buang air besar.

kalau ada yang bilang,,, shanker jagoan bikin film horor, emang iyaaahhh….tapi dia juga jagoan dalam menipu orang, kalau kalian liat wawancra dia di metro tv, dia bilang, film ini beda dan bagus. target dia juga kebanyakan ngayal, di punya target 2 juta penonton……

Comment by nuu

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 8:33 pm

hmm, gw baca SI ga melulu buat jadi patokan kok, gw juga punya penilaian sendiri tentang film-film, terutama film indonesia.

kalo film yg disini direview bagus, gw selalu setuju, tapi ada beberapa film yg di review disini jelek, tapi menurut gw bagus, misal jomblo, menurut gw sih tu film lucu.

kalo soal koya pagayo, gw nyerah deh, ga ada bagus2nya.

SI kan berupa blog. Blog itu ya isinya terserah yg bikin, karena emang pendapat pribadi yg nulis. Ga ada aturan tulisan apapun.

Dan kalo ada yg ga suka ma SI, ya jgn buka SI.

chill….

Comment by Dody

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 9:15 pm

Pada liat iklan promosional pertamanya nggak???

Yang artis-artis muja-muja Koya Pagasiapatuhnamanya dan Shansiapatuhnamanya????

Tau ah gelap………………………………

Comment by pembenci titit

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 11:06 pm

yaph,yang komen kali ini pada pinter-pinter,bukti kalau para penonton awam pun sudah pinter!
(dengan pengecualian titit yang fanatik ama SI)

BTW,Koya pun kayaknya mulai serius loh…
Liat aja proyek teanyarnya THE BUTTERFLY yang punya target festival dalam dan luar negeri….kita liat aja perkembangannya…

Satu catatan lagi,film ini diproduksi ama Maxima pictures,dimana kualitas film2 Koya dalam PH ini masih luamyan kalo dibandingin ama waktu dia kerjasama ama Shanker(maksudnya,ada usaha yang serius, contoh:Lewat Tengah malam,Cinta Pertama walau hasilnya tetep aja jelek…)

Comment by Potato_King

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 11:08 pm

yaph,yang komen kali ini pada pinter-pinter,bukti kalau para penonton awam pun sudah pinter!
(dengan pengecualian titit yang fanatik ama SI)

BTW,Koya pun kayaknya mulai serius loh…
Liat aja proyek teanyarnya THE BUTTERFLY yang punya target festival dalam dan luar negeri….kita liat aja perkembangannya…

Satu catatan lagi,film ini diproduksi ama Maxima pictures,dimana kualitas film2 Koya dalam PH ini masih luamyan kalo dibandingin ama waktu dia kerjasama ama Shanker(maksudnya,ada usaha yang serius, contoh:Lewat Tengah malam,Cinta Pertama walau hasilnya tetep aja jelek…)

Comment by wetblanket

Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 11:33 pm

Bung Reno,

Siapapun anda, saya hanya ingin berkomentar bahwa anda tidak bisa melihat semuanya dari sudut pandang anda sendiri saja. mungkin anda bisa berkomentar bahwa SI itu bejat, tukang hina film dll. tapi bisakah anda membuat esai yg sama lucunya? tanpa menggunakan slang2 dodol seperti mereka? jika anda bisa membuatnya, saya baru mengakui anda memang hebat dan punya hak untuk mengkritik.

Comment by kendi

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 5:36 am

I know it i know it!!!…pas liat papan iklannya di setiabudi pas waktu nonton Spidey 3…feeling gw bakalan ancur neh film coz, posternya masih bagus posternya toko2 henpon…jadul abies…pas liat sutradaranya..hmmm makasih deh…gw lgs sms temen2 gw supaya skip this film if u are a horror fans….gw jadi anti-koya gini :P

Comment by sigit

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 6:39 am

do u want some carpets??(logat india) mungkin dulunya sutradara2 ini kerjaannya jualan karpet di mangga dua kali yak …
parah banget.. bikin film bokep aja ,ceritanya kuntil anak maen sama pocong di malem jumat kliwon terus yang ngamerain suster ngesot , terus ketauan infotaiment dan pembawa acara infotaimentnya kolor ijo pasti laku…

Comment by aji

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 7:47 am

musiknya curian lagii?? masya alaaaaa… kok didiemin aja yaa??

Comment by Reynaldi

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 9:05 am

dasar ndeso kabeh !
jelas jelas ini film lucu,kayak kuwi
masih saja diperdebatkan !

Tombo Ngantuk !!!

Comment by headcleaner

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 10:38 am

to dek reno tercinta:
dek,gw heran de amat lo ngotot amat mpe bawa pake bawa2 neo-nazi segala ehehehe,,c’mon bukan suatu kedewasaan jg qlo kita bisa nerima keritikan banyak pihak,,dan lagian ga semua review SI bisa diterima ,example,,pelem pocong mpe dapat bintang segala pdahal lebih cocoknya dapet kancut *semoga siy kancutny reva bukannya siringgo*,,but whatever laa,buktinya kita bs fun dengan membacanya…SI your review it’s hillarious dude…tp akhir dari semuanya buat dek reno si india bersodara tuw emank termasuk perusak moral anak2 generasi muda di indonesia dimulai dari produksi sinetron2 yg sangat-SANGATTTTT merusak,,,,,gila aja anak sepupu tmn gw aj yng esde nggosippnya ud ky ibu2 arisan ajjh,,anjroooot
….MATILAAH KAU INDIA BERSODARA!!! UDA JUALAN KAEN AJAH SANAHHH….husss husss,,,,

Comment by MaRkO

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 1:25 pm

@Badut Kota :
duh saya sejujurnya merasa tersentuh dengan kondisi dan keyakinan anda yang mengatakan 3 hari untuk selamanya itu garing dengan dialog over the top.
hihihih kayanya ga punya teman2 yang masih muda usia (belasan ataw awal 20-an) tapi berpikiran sangat jauh lebih dewasa yaa … ??? mungkin berminat saya kenalkan sama BEBERAPA teman saya yang di usia 15-17 tahun sudah melahap buku2 eksistensialisme dan teori2 posmodernisme ??
atau lebih suka dikenalin sama cewek2 dugem tipikal jakarta selatan seperti tokoh ambar (adinia w.) yang doyan mabok dan ngewi2 ?? ada juga kok.
justru filmnya pas banget lagi. cowok ‘cupu’ yang ga pedean dan masih virgin tapi sok dewasa dengan cewek ‘nakal’ ga jelas yang sebenarnya ga yakin dengan pilihan hidupnya. gw kenal dengan orang2 yang kaya gitu.
film ini bagus kok, meski tanpa joko anwar (joke! hahaha…)
btw knp SI telat review ya? tepat hari ini film 3 hari untuk selamanya sudah seminggu diputer tuh.

Comment by goya pakayo

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 3:13 pm

hahahha koya-shanker sucks!!!!
review 3 hr utk slamanya dong

Comment by Chan Wook-Park

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 3:44 pm

Sudah saatnya sistim rating “kancut” di UPGRADE lagi jadi “kancut berdarah” karena pasti akan lebih banyak bermunculan film2 yang lebih buruk dari 5 kancut.
Oyah, review nya gokil! Gue suka! (i’m NOT gay btw)

Comment by kice

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 3:45 pm

SI telat review mulu, mungkin mereka sekarang udah dapet gawean di kantoran, jadi nggak kaya pengangguran yang kerjanya nonton mulu.hehehe. just kidding

Comment by Rudy

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 4:13 pm

@maRko dan @badut kota
sori OOT
saya juga dah baca postmodernisme dlsb, tapi menurut saya “3 hari untuk selamanya” film yang garing dan over the top…ending maksa dengan dialog yang hanya bikin adik saya yang berusia 12 tahun tapi sudah mengkhatamkan nietzsche (sekarang dia 20an) mengatakan bahwa film 3HUS itu katro
dosen saya yang suka bikin disertasi filsafat juga menilai hal yang sama…maaf ya

Comment by Nico Rahardian

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 4:16 pm

damn man, gw ga rela nguarin duit 10ribu untuk nomat kecuali ini film terakhir yg blm gw tonton untuk buang waktu dibioskop..

trailernya aja uda menjawab… tali diatas kerangka begitu keliatan, suster2 menakin..

The best horror, bener2 horror, buat nguarin duit ntn di film

Comment by Aloha

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 4:39 pm

OOT mo nimbrung yg 3 hari untuk selamanya…

kayanya ga adil deh kalau filmmaker nyalahin penonton yang ga ngerti ama filmnya dengan bilang penontonnya bego..kalo gt artinya filmmmaker yg gagal meyakinkan penonton

saya baru aja liat 3 hari untuk selamanya dan film ini mengecewakan…semuanya seolah harus di verbalkan dalam film tsb, sayang sekali, padahal film motorcycle diaries yg notabene che guevara aja ga penuh jargon2 kiri….

oh ya saya ga suka baca buku posmo yang norak, tapi temen saya yang jagoan posmo pas nonton film ini nangis, bukan karena filmnya, tapi karena sayang uang hilang untuk film cupu…judulnya harusnya ganti 3 hari yang membosankan

lagian karakter cowo cupu sok dewasa itu juga ga meyakinkan kok..
seisi bioskop pun kecewa dengan endingnya

Comment by ubur2muda

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 5:40 pm

Gue rasa Reno itu sebenernya adalah Shanker yang menyamar gara2 gak tahan dan sebel setengah mati sama SI karena sering banget filmnya dicela….

Come on Reno… namanya juga review… Sepertinya lu menganggap bahwa review SI itu jadi alkitab penonton yang bakal dituruti tanpa bertanya dan berpikir sendiri… Ckckckck… kalau begitu lu sudah menganggap penonton film Indonesia sudah sebegitu begonya dong….

satu lagi buat Reno:
Please dehhh…… Biasa dong…!!

Comment by cahbagus

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 5:41 pm

hahaha
homo lagi..
suka aku…

Comment by Autumleaves

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 6:11 pm

Mas reno, dirimu pernah dipake sexually sama SI trus lupa dibayar yaa?? sampe segitu bencinya… hehe. hebat.
mendingan nama Sinema Indo diganti jadi sinema reno, secara elo orangnya sok beneeer bgt n kayak ga bisa diajak becanda gitu…
judul malam jumat kliwon kita ganti juga jadi reno jumat kliwon aja gimana? karena lebih seru liat dirimu memunculkan diri lumayan ga nyambung n marah2 sendiri. objektif apa ejakulasi dini?

Comment by just an ordinary guy

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 6:11 pm

Ngomong2 soal homo, ada yg udah nonton Coklat Stroberi belom? Bagus gak? Soalnya yg nulis skenarionya kan Upi dan gw suka Realita Cinta & Rock n Roll. Terus buat SI, review 3 Hari Untuk Selamanya mana nih?

Sorry kalo OOT. Abis gw males ngomentarin film ini. Btw, laku ya filmnya? Duh…..

Comment by Autumnleaves

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 6:41 pm

Btw buat review SI ttg Malam Jumat Kliwon: HUahahahHAHahaha!!!
Gila, asli kocak abis…
Buat Just an ordinary guy,
ive watched Cokelat stroberi n aku ga suka banget, aku juga udah punya harapan gede bgt secara i just love realita, cinta dan rock n’ roll!! tapiii.. ga banget gt filmnya ;((
but its just my point of view ya… u mite like it tho. Tho i doubt it juga hehe.

Comment by Potato_King alias pembenci titit(yaph..i hate you)

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 7:48 pm

buat yang belum nonton Coklat stroberi(terutama yang merasa gay):
jangan tonton deh.

Sumpah,cara Upi menghadapi persoalan gay ini bikin gue frustasi.
Masalahnya,dia itu nge-judge gay itu harus diubah,negatif, bertentangan dg moral,blablabla.YA OLLOOOO…ternyata upi gak lebih baik dariapda penceramah agama di Tipi-tipi….
Tambah lagi dia menggampangkan persoalan “gimana cara gue nyembuhin diri dari gay” segampang kita ngorok.Tinggal mikir aja buat sembuh,gue pasti sembuh.
Parahnya lagi,kayaknya upi ga tau bedanya biseksual dan gay… udah coba observasi blom sih mbak??

just plain bad.Dodi pasti marah.

Comment by moviefreak

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 10:24 pm

huahaha, review SI kali ini lucu banget, gue sampe baca berulang kali and masi juga ketawa… bintang tujuh buat review ini! (emangnya masuk angin!).

Btw, gue gak suka Reno, bener yang dia bilang,mulutnya bau kentut… yuck.. SI banned aja ni orang kayaknya bnyk yg gk suka jg, lagian ni orang gak suka SI tapi masi nongkrong di SI.. gak tau malu…

Comment by moviefreak

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 10:26 pm

huahaha, review SI kali ini lucu banget, gue sampe baca berulang kali and masi juga ketawa… bintang tujuh buat review ini! (emangnya masuk angin!).

Btw, gue gak suka Reno, bener yang dia bilang,mulutnya bau kentut… yuck.. SI banned aja ni orang kayaknya bnyk yg gk suka jg, lagian ni orang gak suka SI tapi masi nongkrong di SI.. gak tau malu…

gak tau malu…

Comment by dsaint

Made Thursday, 14 of June , 2007 at 10:57 pm

udah biarin aja si reno…
makin dijawab makin seneng dia..
maklum ngga ada kerjaan

SI…mantabss!!!

Comment by wetblanket

Made Friday, 15 of June , 2007 at 1:16 am

Wah, reno rupanya sudah tak bernyali menjawab. hilang semua keberanian dia melihat segala review yang ada menghadang pendapatnya. kasihan dia. jangan sampai dia ditemukan bunuh diri karena menelan kolor sendiri sampai asma akut.

Comment by Slovak President

Made Friday, 15 of June , 2007 at 2:21 am

buat yg nulis komen2 ttg film apaapun disini tolong kasih “warning spoiler” dong klo isinya spoiler.. jadi malas baca komen2 klo byk spoilernya, padahal komen2 kalian gak kalah asik tuh mah reviewnya SI

greetings from Slovak Republic!
Ivan Gašparovič

Comment by verde

Made Friday, 15 of June , 2007 at 3:27 am

KIRAIN GUE AJA YANG G SUKA SAMA RENO DAN BEBERAPA TEMENNYA ITU….
AKHIRNYA…SECARA DI EPISODE “MENGEJAR MAS2 KEMAREN” GUA SAMPE HAMPIR KEHILANGAN KENDALI NGADAPIN ORANG SATU INI SOK BANGET GT…

GUA SEPAKAT,UDAH G USAH DITANGGAPIN DEH…G PENTING BGT!!!
SECARA NIH ORANG PUTUS ASA BGT SAMA HIDUPNYA YG KLO GUE PIKIR DIA BAHKAN G PERNAH NONTON FILM DI BIOSKOP KOS G MAMPU BAYAR TIKET…TRUS NGEBAYANGIN DIRINYA AS A KOMENTATOR SEJATI YG SEENAK PERUT AJA NGOMONGIN ORANG BODOH LAH, G PAHAM FILM LHA….

BUAT RENO INI SARAN DARI GUA AJA….
IF YOU FILL SO DESPERATE ABOUT YOUR LIVE GO TO THIS WEBSITE! THEY WILL HELP YOU!
www.howtokillmyself.com

Comment by bakarshanker

Made Friday, 15 of June , 2007 at 9:07 am

reno…ngga usah bawa-bawa nazi segala lah, its out of context man! kadang somebody pengen banget keliatan smart dengan komentar yang “smart”, karena ia punya banyak koleksi buku pintar, tapi kadang karena keluar konteks, kepintarannya itu jadi sia-sia. halusnya, kamu salah ruang reno!

Comment by De LONTONG

Made Friday, 15 of June , 2007 at 9:15 am

Mungkin si reno tuh perlu dibuatin film yg ngangkat biografi dia kali ya?
Biar ngga kebanyakan bacot!!!
Dan biar lebih ancur, biar produser ma sutradara yg ngegarap sama ama yg ngebikin Malam Jumat Kliwon.
Tapi apa ada yg nonton ya?
hehehehehehehe

Comment by FESTIVAL FILM SAMPAH

Made Friday, 15 of June , 2007 at 9:39 am

INI FILM KAN UDAH DIMASUKIN KE FESTIVAL GW… MAKANYA ISI POLINGNYA….
HAHAHAHA…

Comment by diptadipta

Made Friday, 15 of June , 2007 at 10:31 am

oii reno!!tau apa sih lo ttg neo-nazi??!!
emng lo ngalamin gmn dikejar2 neo-nazi..mreka tuh cm banci yg brani nya brgerombol doank..
klo mo sok pinter jgn dsini deh!!jijik gw liat org2 kya lo..sok pinter tp ga berhasil..

Comment by jabret

Made Friday, 15 of June , 2007 at 10:35 am

komennya….. :
Bikin gw ngakak habis2an. tapi reviewnya mana mas? komen tentang pelmnya sendiri mana?

Comment by Sapa Aja

Made Friday, 15 of June , 2007 at 11:55 am

Ya udah sih.., kok masalah gitu aja pada ribut…, terserah ajalah org mau ngomong apa…, tiap org kan punya hak masing2 untuk mengungkapkan pendapat nya.., cuman karena ada beberapa org yg berbeda pendapat di forum ini lantaran di caci, cerca, dikatain dengan perkataan yang sama sekali gak senonoh, gak boleh kyk gitu dong…, gue gak ngebela sapa-sapa loh, menurut gue malam jumat kliwon emang jelek, dan gue juga suka review2 nya SI, tapi lantaran ada org yang berbeda pendapat ya jangan di caci, cerca dan dihina seperti itu dong…

Comment by halo cinda

Made Friday, 15 of June , 2007 at 2:03 pm

aduh,,bukannya ap2,,tp lama2 baca comment2 d review-nya SI ko ngrasa kalian para komentator keasikan ngasi komen tp ga ntn film-nya y??
ng,,bukannya ap2 n bukannya ngajakin kalian ntn bareng tp takpikir yg musti dikomentari tu filmnya dulu,,bukan review-nya SI…

kalopun d manca ad gofugyourself.typepad.com yg kata masuk EW yg kasi review dg cara yg bbeda,,itu kan karena manca dah nglewatin masa2 ngereview serius2an cukup lama,,,lha kita,,tulisan film yg mumpuni macam blog-nya Eric Sasono plg2 br brapa sih..> biar SI klo bikin review aga seriusan dikit..review MJK kali ini dah aga keterlaluan kaluar bates ..
ga asik aj kan klo jd mainsteram tanpa ad arus utama yg bagus duluan…

Comment by sapatuhnamanya

Made Friday, 15 of June , 2007 at 3:29 pm

Iya, Nanda kemana? Apa karena review Berbagi Suaminya terlalu berlebihan? Ah, tapi kan Dodi dan Fery juga suka carried away juga tempo2 hehe.

Mikael Johani juga kemana? Terakhir gue liat dia trashing Kala di mana2 di multiply.

Ayooo, review 3 Hari Yang Oooooh Sungguh Lamaaaaaaaaa! :D

Comment by vivid95

Made Friday, 15 of June , 2007 at 4:07 pm

@ yang udah nonton Coklat stroberi

Expectasi gede yah ama filmnya Upi? emang realita cinta bagus gitu?
cerita dan acting standar kaya begitu di bilang bagus (dapet banyak bintang pula, bagi cukup 1 bintang)…kasian dong kalian yang berharap banyak ama film dia berikutnya…hi hi hi..ketepu nih yeee

Comment by Afterglow

Made Friday, 15 of June , 2007 at 4:48 pm

For those of u yang ngga perlu2 bgt ntn cokelat stroberi, my only advice to u : pls don’t deh. hehe.
Padahal i love realita, cinta n rock n roll so much, gw juga ga ngerti knp bisa jd begini… parah bgt ;(
SI review doong, biar bisa kita bahas abis hehehe!

Comment by wong ndeso

Made Friday, 15 of June , 2007 at 4:57 pm

huahahahahaha….keren abis review nye,btw maren aku liat tipi disitu si shanker or sapalah dia bilang gini,bagi cewek2 yang mo nguji nyali co nya nonton ni film..hehehehe…kasian tuh co yg diajak ce ya nnton tuh pilem…menyedihkan..kalo ane mending putus aja dari pada harus bunuh diri liat ni film…oia jgn2 RENO tuh koya/shanker/ato artis pendukungnya yang menganggap pilem ni bernyali….GO TO HELL, SI I LOVE U

Comment by pejuh

Made Friday, 15 of June , 2007 at 5:01 pm

koya mbok ya nonton film THE OTHER dong, biar tau bikin film bagus tu kaya apa…ato yang paling gampang liat EAGLE AWARD di metro disitu tempat orang-orang berkualitas…bukan kaya ente, iya ga SI

Comment by GuRl'z_Over'Z ittt!!!

Made Friday, 15 of June , 2007 at 5:27 pm

haduh..KK Ini NApe se??
Anti Banget aMA rEno…saH2 aj lage orang punYA PEndapAt…

kHusus Buat peMilik Fesival Film SAmpah,kaMu TUh yang Smpah!
DasaR nggak punYA rasa kasihan!
AsAL tau aJa,Eka SitORUs sampe bIkin PermohonAn mAaf Di majalAh FILM karen kebiadaban orang seperti KAmu!

Masalah apa sih ama film Ekskul,selain sOundtracKnya CuRian??
CC sih bilang filmNYa baguS,akting Ramon natural BangeD…

Comment by adek saras

Made Friday, 15 of June , 2007 at 7:13 pm

ampun deh, film horor lagi?!
yah kita tunggu aja deh tar film tentang pertempuran setan2 indonesia ngelawan setan2 barat dan asia, huahahaha………

Ciao !

Comment by moviefreak

Made Friday, 15 of June , 2007 at 10:53 pm

next movie pls.. gk penting bahas film ginian lama-lama…

Comment by Potato_King alias pembenci titit(yaph..i hate you)

Made Saturday, 16 of June , 2007 at 1:32 am

yang pasti ,Coklat Stroberi gak memberikan apa-apa kecuali TRAUMA(aduh,gw jadi mirip Ferry).Trauma karena degradasi kualitas yang jauuuuhhh banget..

jadi ragu dengan proyek Upi berikutnya, Ahmad:Antara Mars dan Venus….

Comment by Magdalena

Made Saturday, 16 of June , 2007 at 1:33 am

Wakakakak……

SUMPAH !!!! gw suka ama SI ini. Ulasannya cerdas, padat, jelas, and tajam.

Kritikannya tajam tapi cerdas banget…
Udah banyak gw baca2 or liat2 situs2 yg berhub ama film2 indo, tapi gak satupun yg jujur or keren selain SI ini. Selamat deh buat yg nge-review. I really100x L O V E SINEMA-INDONESIA

Comment by Nando

Made Saturday, 16 of June , 2007 at 1:41 am

Di australia terkenal dengan setan aborigin.
Di Amrik terkenal dengan rumah hantu(hantunya berupa banyang2).
Di jepang terkenal dengan sadako or sejenisnya.
Di Thailand terkenal dengan hantu mayat hidupnya.
Di Philipines terkenal dengan hantu buntung-nya.
Di Afrika terkenal dengan hantu VOODOO nya.
Di Eropa terkenal dengan hantu Draculla nya.
Di Cina terkenal dengan hantu vampir nya.
Di INDONESIA, terkenal dengan hantu2 pengocok perut nya.
Kata siapa horror indo jelek, HA? Keren lagi, bisa bikin kita ngakak ampe lapar, and rahang mulut tegang karena ketawa-ketiwi.

Comment by oni mehrani

Made Saturday, 16 of June , 2007 at 11:12 am

kejeeem banget.Knapa mesti pake nyela ala gay thing sih?Mereka mungkin emang belum tobat n masih bikin filem horor yang gak make sense tapi kita harus bisa maapin kedua tokoh perfileman horor yang saling mengangkat sodara itu…persaudaraan mereka yang mengharukan itu lho!
He..He.anyway,gue suka ESKUL walaupun ga suka koya/nayato/pinkan (mambo?)
Kalo ada serombongan anak gaul mampir n nginep ke tempat horor kayak gitu pasti setan2 di sana pada teriak “THANKS GOD IT’S FRIDAY!Kliwon lagi!” COba tuh setan mereka ajak dugem, pasti ceritanya laen.
BTW Lantai 13 mirip2 Haunted Office-nya film HK ga sih?

Comment by senimansinting

Made Saturday, 16 of June , 2007 at 11:52 am

10 menit pertama saya nonton premiere film ini saya langsung ketiduran.
film sampaaaaaaaaaaaahhhhhhh…
g jelas,akting pemain paling lumayan juga cuma robertino,,itu juga karena dia dsitu kebagian peran sebagai jukie,natural banget meraninnya.
ato jangan2 si robertino emang junkie???hehehehehe…bcanda ah…
ini film g ada jalan ceritanya.
scene2 juga terlihat sekali DIBUAT untuk mengantarkan anak2 itu ke dalam rmh sakit anker.
yang jadi masalah scene2 itu tidak mendukung suatu jalan cerita yang bisa diikuti alurnya.
cuma sekedar para pemain berkeliaran dalam gedung itu dan bertemu dengan setan2 (yang dihubungkan dengan judul Malam Jumat Kliwon_malamnya setan2 berkeliaran).
di film ini juga seperti biasa ditemukan scene klasik persembahan nayato fionuala a.k.a koya pagayo a.k.a pinkan utari a.k.a chiska doppert.
scene ini adalah scene dimana orang melayang dari tempat tidur,kemudian orang itu badannya muter2 sambil melayang…
coba dh para pecinta film indonesia perhatiin..
sebenernya sih g masalah,cuma kalo suka film horror pasti bosen.try something new BRODEEEEERRRR…(saya bukannya pecinta film koya,tapi saya selalu dapet premier film dia.hueheuheuheu….udah tau filmnya bakalan sucks,tapi sayang kalo gratisan ditolak…hahaha).
anyway,
saya perhatikan MJK udh mulai turun dari bioskop2 dengan target market A dan B.
tapiiii…MJK masih aja bertahan lho di cinere mal.
ini benar2 menunjukkan bahwa target mereka adalah masyarakat indo kelas menengah ke bawah yang gampang di takut2i.
betul kata teman-teman reviewer, Shanker bukan filmmaker, tapi pedagang India. dan yang saya baca di suatu website, shanker membual bahwa penonton film ini akan mencapai 2 juta penonton!!
memalukan! dia hanya omong besar.
ya g mungkinlah film sampah ini akan menyaingi nagabonar jadi 2. betul g sodara2?????
hehehe..
koya sendiri memang hobi menyutradarai,,saya tidak meragukan kalau dia ada bakat.
tapi sepertinya dia masih harus belajar beberapa tahun lg untuk menjadi sutradara yang berkualitas..

tapi ya sudahlah,,selama orang masih bersemangat membuat film, selama itu pula kita masih bisa berharap menonton film indonesia yang berkualitas…
that’s the hope..

*cheers*

Comment by senimansinting

Made Saturday, 16 of June , 2007 at 12:04 pm

buat semua sutradara film indo,terutama koya,berhentilah mencontek film luar dan bersembunyi di balik kata “terinspirasi”.
karena generasi kami para penonton adalah generasi yang (makin) pintar!
jangan dikira kami tidak menonton film2 luar referensi kalian.
FYI, di jakarta ada beberapa mini theatre yang disewakan untuk nonton private dengan film2 yang luar biasa.
jadi bukan tidak mungkin kami sudah nonton Y Tu Mama Tumbien, or even Elephant.(saya juga sempet liat ada yang judulnya Chocolate Strawberry,tapi blm nonton,,itu film luar..

ps: buat tmn2 yang udh nonton 3HUS,coba dh cari film Y Tu Mama Tumbien.
saya mau liat reaksi teman2.

*cheers*

Comment by yudythbastian

Made Saturday, 16 of June , 2007 at 4:13 pm

ngga tega juga baca postingannya reno lagi reno lagi.

B MOVIE. Ujung-ujungnya juga duit lagi duit lagi.

Emang ga boleh ya punya budaya mengkritik habis-habisan orang yang jelas-jelas udah bikin perfilman indonesia tambah ancur?
mending juga filmnya joko. setannya muncul cuman nakut-nakutin, tapi ga bisa bunuh orang.

Buat orang2 kaya SI, review mereka patut dipercaya. Kembali ke orang yang baca, mau nurut atau engga, kalo selera mereka sama kaya SI, ya mereka ngikut. kalo kaya elo dan orang yang punya otak lainnya ga setuju, kalian kan tetep bisa nonton.

kalo shanker aja bisa bikin budaya SETAN balik lagi ke jaman rasional kaya sekarang, kok SI ga boleh sih bikin budaya sendiri.

Comment by moviegoer

Made Sunday, 17 of June , 2007 at 9:18 am

Ketika kita memperhatikan baik-baik. SI sama sekali belum menuliskan review MJK. Yang ada hanyalah penggambaran perkiraan kejadian di dalam kantor Shanker saat beliau bertemu dengan Koya Pagayo. Jadi, kapan kita bisa membaca review nya?

Comment by sigit

Made Sunday, 17 of June , 2007 at 7:38 pm

gue ada judul film nih buat para sutradara2 ngga jelas dan tdk berbakat ini ..judulnya “Pocong ngaceng” keren kan pasti sangat menjual pak…!! komersil sangat menjual!!!!!!MENJUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAALLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLl!!!!!

Comment by fie andja tari

Made Sunday, 17 of June , 2007 at 9:05 pm

film ini serU BGTTTTTTTT LOHHHH!!!!!!
sUMPEEEE DEEHHHH,,,
NGASIH GW HIBURAN TERAMAT SANGAT BERARTI SAAT COWOK-GW-UDAH-JAUH-JAUH-DATANG-DARI-MARS-PAKE-TIKET-BERHARGA-1-JUTA-REPAK-LEBIH-KE JAKARTA-DAN-BERSIKERAS-MEMBUKTIKAN-DIA-BENAR-BENAR-MENCINTAI-GW-DENGAN-
MEMBAYAR-TIKET-BIOSKOP-KAPITALIS-MONOPOLIS-SEHARGA-DJIGOCENG-PADA-PRIMETIME-WEEKEND HHHHHHHHhhhhhhh……..

DAN NONTON INI…….

Kami berdua anak klub penikmat film di kampus,,,dan dengan berbekal segala KE-SOK2-AN tentang film,,kami berdua keluar dari Ruang Laknat itu dengan TERTAWA2 TULUS,,,,

EMANG GA SALAH KALO MALEM MINGGU NONTON FILM KOMEDI ROMANTIS,,

SALUUUTT!!! BIKIN LAGI DONG KAYAK GINI YANG BANYAKKK,,(indonesia kaN kurang film komedi “berkelas” lokal.

1.”ini bukan saat yang tepat tapi gw mesti cerita,,,( saat ini hantu manapun gak berani keluar) (kalo udah soal cinta susyee deh,,,)
“gw,,,,pacaran,,,sama….cowoklu,,,”
kata yang korban selingkuh: “Ah masa sih JENG,,,gak nyangka lho,,,iih masa sih,,Ya Ampyuun kok bisa2nya yah,,,gak abis pikir deh eik,,,”
HALOOOOO,,,PELEM SETAN NIHHHH,,,GAK BISA BESOK AJA NGURUSIN LEKONGNYA,,,,
BEGITU SETERUSNYA,,,,
DEMI TUHAN YANG SAYA SEMBAH,,,PASTI YANG BIKIN SKRIP CM LULUS KEJAR PAKET C,,,,
masih untung cowok gw gak horny liat bnyak bgt setan2 geblek berbaju suster berbaris menuju kemana gituuuu…

2.satu lagi,,,apa menurut loe2 pada,,TERTUSUKNYA BAGIAN TUBUH YANG LAZIM DIKENAL SEBAGAI LEHER OLEH BENDA TAJAM TOLOL SEGEDE2 DOSA SEMACAM OBENG SAMPE NEMBUS DI SISI LAINNYA (DARI LEHER KIRI KE LEHER KANAN) DAPAT DI KATEGORIKAN SEBAGAI “KERASUKAN”???????
BUKANNYA UDAH JADI ZOMBIE TUH,,,

3.SETTING-NYA BOOOOO,,,,,,DAHSYAT,,,,
“KAYAKNYA BANGUNAN INI BEKAS RUMAH SAKIT DEEH…”
( KAIN KAIN LUSUH TOLOL GELANTUNGAN DI MANA2 DENGAN BIADABNYA)
mestinya di ganti dengan line,,,
“KAYAKNYA BANGUNAN INI BEKAS PABRIK SEPREI DEEH…”

4.ROBERTINO BAGUS,,,,,?????!!!!!!
FORGODSAKE MENURUT GW BINDORO (MAKHLUK PERAK GEBLEK DI -KALA-)MASIH JAUH LEBIH GANTENGGG

5.SEGALA HAL ANCUR LAINNYA,,,LENGKAP,,PENUH,,MENGGUGAH,,,
“WELL,,I THINK WE’RE NO MORE IN KANSAS…I MUST SEEN MORE THAN AN AUSWISCHT-PIC,,,

ITS CATASTROPHY……………..

BERAPAPUN BANYAKNYA KANCUT HANYA DAPAT DI TANDINGI OLEH -EKSKUL-

APA PERLU SEMUA SUTRADARA DISULAP JADI GAY SEMUA,,,SUPAYA BISA ADA YANG GW TONTON DENGAN LAYAK?????

HIDUP FILM INDONESIA !!!!!!!!!!!

Comment by yudythbastian

Made Sunday, 17 of June , 2007 at 9:26 pm

@moviegoer:

reviewnya singkat kok di paragraf terakhir

Comment by yudythbastian

Made Sunday, 17 of June , 2007 at 9:38 pm

@ RENO (gue cinta mati ama bodohnya dia):

emang siapa sih lo…sampe SI harus ngeladenin tantangan lo.

Comment by dondo

Made Monday, 18 of June , 2007 at 3:52 am

sumpah asli lucu banget reviewnya

Comment by Aveline Agrippina

Made Monday, 18 of June , 2007 at 10:11 am

Empat manusia dalam satu tubuh ini kembali membuat film yg paling bodoh yg pernah masuk k 21

Dan satu kebodohannya lagi, dy nggak menampilkan seorang paranormal yg berbakat makanya pemainnya pd kesurupan

Serta obsesi si produser bloon itu, shanker, lbih baik d lupakan saja. K’lo elo mo jd pembuat film horor, tuh mangkal aja d lawang sewu ato d goa jepang yg banyak kemabran elo

Comment by setan gendruwo

Made Monday, 18 of June , 2007 at 12:13 pm

buat mr. shanker yg ga angker dan koya yg berfoya-foya, mbok kalo bikin film tentang setan2 kaya gini yo mbok minta ijin dulu sama kita2 ini. kami ini merasa sakit hati krn kalian membuat image kami ini yg sebetulnya sangat sangat sangat seram (smp perlu diulang 3 x “sangat” nya biar manteb!), tp ditangan kalian image kami yg seram itu malah jadi kayak lucu.
dan juga kami ini ga dpt royalti pula dri film2 horor yg kalian buat…

Comment by Zenstrive

Made Monday, 18 of June , 2007 at 12:48 pm

OUCH, I like it when you do it this way, SI, yeah

Comment by Dhan.....

Made Monday, 18 of June , 2007 at 3:23 pm

GA mODAL!!!!!!

MASA…KETAWA BAYINYA…
PAKE RINGTONE HP!!!

POKOKNYA KACAU LAH….
Dari SETTING…
SMUA LAH….

TAPI PEMAENNYA LUMAYAN ALL OUT….
CAYO BUAT PEMAENNYA….

BUAKN FILMNYA…!!!

Comment by PARAH DECH

Made Wednesday, 20 of June , 2007 at 11:11 am

Dari awal sampai akhir koq isinya cuman menjelek2an hasil jerih payah org, kasihan kan … ayo donk, kita ambil hikmahnya aja …
harusnya kita berterima kasih sama koya + shanker , karena dengan bantuan beliau2 inilah , terbit satu jenis film baru lagi , yaitu komedi ancur2 an …

saLut …

ps: hanya sekumpulan org2 tolol aja yg bisa berhasil membuat film yg tolol …

Comment by Jonap Kancut

Made Wednesday, 20 of June , 2007 at 2:54 pm

pas gw tahu ada scene dimana para” suster berjejer,
ternyata ga cuma angker batu aja yang niru” silent hill,
ah dasar si koya, mr. crap…!

Comment by buaya.jantan

Made Thursday, 21 of June , 2007 at 2:21 pm

reno punya website review juga ga sih? pengen liat reviewnya :D

Comment by fish

Made Friday, 22 of June , 2007 at 2:51 pm

reno..reno…gw heran, keluar dari lobang tikus manakah dikau?

Comment by dondo

Made Saturday, 23 of June , 2007 at 9:20 am

MAMPUS loe shanker & koya and segala alias loe film kebanggan loe ekskul (mau muntah gw nyebutnya) akhirnya dibatalkan kemenangannya oleh BP2N, akhirnya film najis itu memang harus dikembalikan lg pd tempatnya yaitu TEMPAT SAMPAH…….

Comment by dharmady

Made Saturday, 23 of June , 2007 at 1:18 pm

huauahuha

kocak abizzz

hidup SI

Comment by dharmady

Made Saturday, 23 of June , 2007 at 1:18 pm

hahaha

kocak abisss

hidup SI

Comment by reinoezra

Made Sunday, 24 of June , 2007 at 1:13 pm

hahahahah…gw suka review SI yang kayak gini, tapi masih kalah gokil sama review “Cewe Matrepolis” dulu (my favorite SI review ever). Keep up the good work guys…

Comment by Death Berry

Made Wednesday, 27 of June , 2007 at 4:09 pm

Setuju dengan review SI.

Hmm….seakan - akan hantu saja sudah kehilangan tempat tinggal dikarenakan orang - orang sekarang sudah berani syuting di kuburan. Padahal orang - orang seperti mereka saja salah menyebut bahwa hantu hanya muncul pada Malam Jum’at kliwon. Bukankah setiap jam saja, di sekitar kita itu, hantu - hantu itu sudah bejibun…? :mrgreen:

Comment by Death Berry

Made Wednesday, 27 of June , 2007 at 4:16 pm

@ fie andja tari

Suka nonton film bajakan, ya…? Sampai statemen-nya seperti itu…? :mrgreen:

Comment by HMI ARRI 575

Made Sunday, 1 of July , 2007 at 12:53 pm

buat para hantu di indonesia, segera bikin demo besar2an, kalian telah dilecehkan dengan film ini..!!!!!

Comment by cha

Made Wednesday, 11 of July , 2007 at 2:27 pm

huhu .!
kjem amt ia komentarnyaa!

tpii..
sru!

LUCU pula!

HAHAHAA..!

mndingan baca komentarnya nih daripada nonton filmnya!

Comment by nji

Made Sunday, 15 of July , 2007 at 9:42 pm

lebih baik jgn nonton pelm buat coba2 deh ntar para “nyampahers” itu gwde kepala n ngrasa kalo filmnya laku :evil:

Comment by nji

Made Monday, 16 of July , 2007 at 8:37 am

masak gw pernah denger kate si shanker ni film (kata joko bodo) bakal banyak yg ngantri (si joko bodo kyawan bgt penipunya)

Comment by Dody

Made Monday, 16 of July , 2007 at 3:53 pm

SI, sekalian ulas Lantai 13 dong. Tuh film sempat digembar-gemborin beda dari Horrror lainnya. Emang bener gak sih???

Comment by Bex

Made Tuesday, 31 of July , 2007 at 5:03 am

Aduuuuuhhh..gw paling ilfil deh kalo ngeliat nama Koya Pagayo tertera di sebuah poster film horor. Yang ada di otak gw.. pasti deh a horror movie with the same old brand new ‘penampakkan’ di tiap film buatannya. Rambut panjang yg tiba2 muncul dari lubang wastafel, setan perempuan yang merayap didinding (Bo..lu mo bikin spiderman versi kuntilanak?!), adegan2 mengerikan + mengejutkan yang ternyata cuma mimpi, dll..dll.. And guess what!! Lu akan menemukan penampakan yang kaya gitu2 terus dari zamannya film pertama Koya sampe terakhir ‘malam kamis legi’ ini. Hueeeksss
B A S I !!!

Comment by Cya

Made Monday, 13 of August , 2007 at 7:12 pm

Ok, mas koya yg jenius…. stlah bkin film GOTCHA yg bener-bener rusak!! msh berjuang y bkn film horor yg ga jls lg. klo w bleh saran, mas koya kembli lg ja deh ke SD bljr bkin review yg baik dlu…. cman yang bkn w bangga sma koya, stlah dicaci dengan nama PINKAN UTARI yang gak pnya jenis kelamin, sekarang dengan gamblang mengakui dirinya adalah seorang SUTRADARA!!, KONYOL!!!. Mas…klo mau cri duit, jngn jdi sutradara deh… sutradara itu pekerja seni, bukan pengemis yang cman mikirin duiiiiiit trus!!!. Mas koya terhormat ( klo mas msh di hormati) saran w stu lg, klo mau bkin film lebih baik bkn film tentang sutradara tolol yang ngaku pinter!! yang cman mikirin duit!!! jngn bkin tntang malam jumat yang setennya pada ngungsi ke jkt!!!, konyol dah…., mas klo w jdi mas, w dah pesen tanah buat kuburan dlu sebelum bkin film gak masuk akal kya gni!!!. dan nutupin muka pke tas keresek saat promo. karena mas sudah bikin film indonesia yang lagi bangkit oleh bnyak sutradara hebat, MATI!!! Dri pd film indonesia yang MATI lebih baik dengan suka rela mas koya pagayo/pinkan utari aja yang mati ngegantung di patung pancoran!!! (stu lg, JANGAN CUMAN BISA NGANCAM DOANG!!, ORANG BAIK, PASTI DI BAIKIN, ORANG JAHAT PASTI DI JAHATIN, DAN ORANG TOLOL…. GAK ADA GUNANYA HIDUP! MATI AJA DEH…..)

Comment by indra

Made Saturday, 1 of September , 2007 at 4:57 pm

film horor indonesia terburuk yg pernah dibuat sepanjang masa!!! semua org yg terlibat dlm proyek pembuatan film ini mesti dipenjara dgn tuduhan telah menipu konsumen. si shanker tuh ga pernah kuliah pemasaran ya?? dy cuma bisa menipu konsumen dgn poternya yg keliatan keren dan promosi yg gila2an.jgn heran kl dy mo bkn film horor lg, 3 film berikutnya ga akan laku krn image dy sbg produser telah rusak krn kesalahan dy sendiri

Comment by emil

Made Monday, 17 of September , 2007 at 7:23 pm

Hwahahahahaha… g demen nih ama yg pripiuw make crita gini. Gud gud gud! sepertinya para filmmaker kacangan ini punya slogan “Menggalakkan kebodohan bagi seluruh rakyat Indonesia”

Comment by nita

Made Tuesday, 25 of September , 2007 at 7:16 pm

ren.. reno… masih idup g lo????

Comment by horror freak

Made Friday, 9 of November , 2007 at 9:42 am

Omong2 udah banyak nih yang “nyerbu” SI, yang bilang SI gini lah gitu lah, ya terserah2 SI juga tho? wong ini blog2 dia juga. Gak usah pake nyerang mereka deh, mereka kerja gratisan, beli tiket pake duit mereka sendiri, maksain nonton film yg mereka (mungkin) gak suka, bela belain ngetik review buat jd wawasan yang mau nonton, hbs itu lo umpat2.Semisal lo disuruh “mantengin” film2 Indonesia yg bikin ilfill pake duit jajan mau lo? k lo gak mau gak usah pake ngeributin SI deh, k lo setuju ma SI ya monggo, k lo gak setuju ya gak usah dikoment2 yang bikin gak enak ati. Nyadar seh lo k lo lo pade (yang pada ngumpat2) gak pernah berjasa buat para movie freak?

Comment by farel

Made Monday, 12 of November , 2007 at 12:22 pm

baru kaleee ne gw liat film nyang beber2 konyol….koya….lo kurang konyol buatnya…sumpah !!!!

Comment by a3

Made Saturday, 24 of November , 2007 at 3:58 pm

the funniest review on this site

Comment by mis_cakung

Made Saturday, 24 of November , 2007 at 4:12 pm

lebih entertain bc SI drpd ntn pilem2nya

Comment by Boni Hatred Memory

Made Friday, 4 of January , 2008 at 9:43 pm

reviewnya kocaaaaaaaaaaaaaaaakkk!!!!

mampus lo shanker!!! lo mamam nih review, nangis2 dah lo…..

Comment by MoViE faN$

Made Saturday, 5 of January , 2008 at 9:24 am

ceritanya dangkal abiees !!
di vcd back coverya cuma scene-scene doang gak ada sinopsisnya
udah gitu nulis-nulis di tabloid c&r kl udah dapet ful house !
ditayangin aja belom udah bangga duluan
Musiknya super aneh
nanti duet mreka bikin hantu ambulance !
kru dan sutradara katanya sama
Siap-siap SI bikin review 5 kancut

Comment by v3#@

Made Saturday, 9 of February , 2008 at 10:22 am

hhaaaa…..
lo mang pantas…
jadi yang gituan bro….
review….na asyik bangat…
keep on writing…
n kalo bisa ….koment toh film hantu yang berjudul

“setan mata keranjang” good luck….well done…

see later….

Comment by Amir

Made Monday, 18 of February , 2008 at 1:43 am

Uhhh… dan gue rela-relanya menyewa VCD film ini karena gak ada bahan tontonan. But hey… gue emang lagi nyari bahan tertawaan koq. Dan film ini adalah film yang sangat tepat sekali untuk ditertawakan. Melihat anak-anak muda itu mati satu-satu adalah hal yang menyenangkan karena buruknya performa yang mereka berikan untuk film ini. Oh… scoring music-nya… ewww… tiap ada hantu yang keluar, langsung deh score music-nya keluar khas horror Indonesia gitu.

Gak nyeremin. Gak mutu. Tapi lucu banget…

Comment by mata malaikat

Made Monday, 17 of March , 2008 at 1:44 pm

bagaimana kalo review ini di film kan, pasti gak laku. he..he…

Comment by waf

Made Wednesday, 4 of June , 2008 at 10:09 pm

wadew.. SI kok nda updet lagi yak..
dah haus ama review nya nih

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

We are back!

Sinema Indonesia adalah blog pribadi yang secara tidak disengaja jadi public domain. Sinema Indonesia tidak berafiliasi dengan grup, filmmaker, pejabat, atau tuan tanah mana pun. Sinema Indonesia adalah domain nirlaba (untuk sementara ini). Kesempatan untuk bergabung menjadi reviewer di Sinema Indonesia tetap terbuka bagi siapa saja. Silahkan e-mail contoh tulisan anda ke sinemaindonesia@gmail.com