Sinema Indonesia

Sang Dewi (2007)

Posted by kevinaditya on Sunday, 12 of August , 2007 at 1:05 pm

Kami sebenarnya ingin sekali tidak memberikan kancut pada Sang Dewi. Tapi setiap kali memaafkan satu kelemahannya, film ini selalu muncul dengan kesalahan baru.

Cerita dibuka dengan dua anak kecil, laki-laki dan perempuan, yang dikejar-kejar preman. Yang laki-laki berhasil menarik perhatian para preman sehingga melepaskan yang perempuan, walaupun akhirnya dia yang celaka.

Film berlanjut dengan tulisan “15 tahun kemudian” yang sangat cheesy dengan adegan pertandingan tinju gaya bebas di atas sebuah helipod sebuah gedung yang sangat tinggi. Sekalipun yang berkelahi adalah seorang petinju muda yang diperankan oleh Donny Alamsyah, tapi superimpose yang muncul adalah headline-headline koran (secara cheesy juga) tentang seorang petinju veteran yang baru keluar dari penjara, yang bukan karakter penting dalam film ini!

Petinju muda ini berlatih di sebuah sasana di mana seorang laki-laki bisu bernama Deno bekerja sebagai tukang sapu. Donny Alamsyah (sumpah kami nggak tau nama karakternya karena kurang jelas) melatih Deno untuk jadi petinju juga.

Sementara itu, seorang pelacur yang diselamatkan oleh Deno ketika akan bunuh diri, jadi penghambat karir Deno dan persahabatannya dengan Donny Alamsyah.

Dari sinopsis yang kami tulis di atas, mungkin bisa dirasakan bahwa ceritanya tidak fokus. Adegan pembukan 15 tahun yang lalu, terasa tidak penting. Bahkan, cerita yang melibatkan pelacur itu terasa seakan-akan dimasukkan setelah cerita utama tentang Deno dari tukang sapu ke petinju itu kelar. Mungkin ada yang bilang “kurang oke nih, kalo nggak ada cerita cintanya.” Di awal film kita dikasih tanda kalau ini akan jadi cerita pelacur itu, ternyata karakternya hanya jadi sempilan dan sama sekali tidak simpatik. Kelemahan terbesar memang datang dari skenario. Sudahlah tidak fokus dan diiisi dengan banyak narasi voice-over yang mengganggu, dialog-dialognya juga sangat cheesy. Sewaktu dia diselamatkan oleh Deno, pelacur itu bilang “apakah karena aku pelacur, aku tidak layak menikmati kematianku” (or something like that). Seiisi bioskop waktu kami nonton langsung tertawa terbahak-bahak. Belum lagi adegan pelatih tinju yang lebih mirip ibu tiri.

Cerita yang melodramatik diperparah dengan musik KBA (Kalau Berhenti Alhamdulillah). Setiap ada adegan yang melankolis, musik langsung nambahin “Eeee… eee… eee…”. Ketika musiknya berhenti, kita bilang “Alhamdulillaaah…”.

Kedua pemeran utama pria, Donny Alamsyah dan Volland Humonggio, menunjukkan akting yang oke. Tapi pemeran pelacurnya, Shabai Morscheck, yang terlihat bagaikan persilangan antara Luna Maya dan Leli Sagita menunjukkan akting yang sangat sinetronesque.

Sinematografi film ini sangat cantik. Adegan fightingnya juga bagus. Bahkan adegan Deno lari-lari seperti Ong-Bak juga sangat oke. Sayang sekali film ini dijangkiti kekejuan (cheesiness) yang akut dan skenario yang nyaris hancur.

Sutradara: Dwi Ilalang. Penulis: Dwi Ilalang, Republik Tebe, Masree Ruliat, Jeremias Nyangoen. Pemain: Shabai Morscheck, Donny Alamsyah, Volland Humanggio, Cathy Sharon. Produser: Adrianus Yoga D. Produksi: Big Daddy Production.

Jadwal Tayang 21

Category: Review, kancut satu

59 Comments

Comment by yudythbastian

Made Sunday, 12 of August , 2007 at 1:10 pm

Posternya “menakutkan”.

Comment by Ralf

Made Sunday, 12 of August , 2007 at 4:03 pm

Kalo bole meralat dan menambahkan

Nama petinju bisu itu Beno

Nama temen baiknya Aliang ( iya gw juga sadari dia jarang dipanggil di film ini)

Trus adegan anak kecil itu masa lalunya Beno dan Laras

pas gede mreka ktemu , Beno sadar trus ngasih kalung yang dikubur pas masih kecil

====

Dari Sinema Indonesia:

Thank you buat koreksinya soal Deno/Beno. Tadinya sudah Beno, eh pas baca sinopsisnya jadi ragu. He he he… 

Kevin Aditya

Comment by der shinobi

Made Sunday, 12 of August , 2007 at 5:49 pm

wah tumben nih SI cepet bner dah gitu langsung 2 lagi reviewnya bagus deh ;)

Comment by mayo-orie

Made Sunday, 12 of August , 2007 at 6:10 pm

bagus bgt reviewnya. kevinaditya??

Comment by potato-King

Made Sunday, 12 of August , 2007 at 7:00 pm

entah kenapa gw gak sreg ama reviewer baru kita…

Comment by nico

Made Sunday, 12 of August , 2007 at 7:49 pm

Jadi, ada adegan ranjangnya ga? Maksudnya, scene duduk2 di ranjang sambil main kartu…. Yah, selamat ya, buat kecepatan SI mereview film2 Indo. Eh, nanti review Merah Itu Cinta ya. Siapa sih cewe berambut merah di posternya?

Comment by Barkah

Made Sunday, 12 of August , 2007 at 8:34 pm

wah gila komentnya kevinaditya bagus banget… gw suka lho.. tapi masalah telanjangnya gak di bahas ya.. sumpah seksi boo…

Comment by ramdaffe

Made Sunday, 12 of August , 2007 at 8:53 pm

sebenernya masi bisa dimaafkan semuanya…
tapi mendekati ending (baca: setelah lagu Sang Dewi dimulai) semuanya menuruuuuuuuun……
sampai akhirnya tiba ke titik nol, dan membuat gw bertanya,
“kenapa bisa jadi kaya gini?”

~ffe~

Comment by Ralf

Made Sunday, 12 of August , 2007 at 10:20 pm

btw ini review pertama kevinaditya ya?

soalnya baru liat namanya . hehehe

Comment by jumpman

Made Monday, 13 of August , 2007 at 2:19 am

Sebenernya pas gue nonton Sang Dewi expectasi gue low bgt - gara2 posternya. Tapi pas gue dah nonton it’s actualy not bad. Hmm gue agak ragu kalo ini film dibilang film kancut. Karena dari ambisi pembuatan film ini mencoba beda dengan film-film indonesia lain … namun masih tertatih-tatih. Mungkin satu bintang kita bisa kasih ngeliat effort yang ditampilkan. Tetapi mungkin eksekusi akhir yang bikin film ini terlihat kancut. Skenario memang terdengar janggal di sana-sini, tapi gue suka dengan cara mereka merespon dialog buat si Bisu yang gak berusaha menjelaskan … kita penonton dikasi kesempatan untuk mengartikan apa yang Beno trying to say.

Kudos buat VOLLAND, dia dicasting last minute, tapi memberikan penampilan yang terhormat. SABAI…hmmm mungkin gue mending milih Ully Auliani (Maskot, Virgin) buat karakter dan kualitas aktingnya. VJ Cathy???? oh my gawd! ini karakter miss cast buangettttt … dan kualitas akting juga memalukan. Karakter ini supposedly Cewek yang jadi “one of the guys” - pemilik bar agak tomboy dan bertemen sama cowok semua. Loe pasti gak langsung mikir casting Cathy khan liat deskripsinya - sama, gue juga!?
Trus di akhir karakter mau kasih tahu dia juga punya feeling sama sahabatnya, Beno - what d fuck … manaa buktinya??? Cathy sama sekali gak ngebawain layer tersebut disepanjang film, jadi pas dibuka terakhir cuman terkenal tempelan. Buat karakter ini gue mending milih Saosan atau Shanty. Mereka bisa jadi ‘one of the guys”, dan setelah kita terima karakter mereka yang kayak cowo, it becomes a good twist waktu dia kasih tau perasaan “wanita”nya ke Beno.

Oh, welll … sepertinya film ini dibuat dengan opening dan ending, tapi tengah2nya agak linear dan gak konsisten, itu yang bikin jadi dragging. Fighting scene-nya lumayan accomplishmentnya, sayang gak ditaro banyak di trailer-nya. Tapi fighting scenenya lebih bagus kalo dibuat lebih “bercerita”. Seperti pada saat Aliang di ‘hustle” - dikasi menang dulu, trus dibabat abis2an. Mustinya ada dikasi indikasi2, dimana pukulan Aliang pertama masuk terus trus kasil liat perubahan ekspresi si lawan , yang tiba2 bisa menahan dan membalas, lalu ada reaksi dari Aliang juga yang kaget, tiba2 jurus2nya tidak berhasil lagi, lalu cut to muka Ria Irawan yang seolah memberi konfirmasi bahwa this is her doing. nah jadi gak cuman bak bik buk bak bik buk doang. But sebagai gambar udah lumayanlah.

Gue saranin sih buat para penggemar film indonesia untuk nonton, nomat lah kalo gak mau rugi. Filmnya gak jelek2 banget kok dan buat gue ini layak untuk ditonton.

=====

Nah, sebenernya yang kami maksud dengan  “your comment” ya seperti postingan Jumpman ini. Dia tidak setuju dengan review kami, tapi dia menulis alasannya dan pendapat dia sendiri dengan jelas dan lengkap. Jadi bukan asal komentar doang, apalagi KPAAMGD (Komentar Pendek Abg-Abg Manja Gitu Deh). Good job, Jumpman! :)

Sinema Indonesia

Comment by don

Made Monday, 13 of August , 2007 at 9:24 am

@nico cewe berambut merah itu adalah yayangku MARSHA TIMOTHY hihihihi….ok mr jumpan gw akan tonton hr ini (senin) film ini semoga ada perbedaan interest antara gw sama si kevin.

Comment by JelangMIMA2007

Made Monday, 13 of August , 2007 at 10:18 am

Sang Dewi minimal dapet bintang 1 lah ..sinematografinya kan indah,terutama adegan fightingnya…..

Ini daftar nominasi MTV INDONESIAN MOVIE AWARDS 2007

Most Favorite Actor
1. Vino G. Bastian (Badai Pasti Berlalu)
2. Dwi Sasono (Mengejar Mas-Mas)
3. Tora Sudiro (Naga Bonar Jadi 2)
4. Albert Fakdawer (Denias, Senandung di Atas Awan)
5. Raffi Ahmad (Love Is Cinta)
6. Restu Sinaga (I Love U, Om …)
7. Fahri Albar ( Kala)
8. Ringgo Agus Rahman ( Maaf, Saya Menghamili Istri Anda)
9. Gerry Iskak (D’Bijis)

Most Favorite Actress
1. Poppy Sovia (Mengejar Mas-Mas)
2. Dinna Olivia (Mengejar Mas-Mas)
3. Luna Maya (Pesan Dari Surga)
4. Julie Estelle (Kuntilanak)
5. Widie “AB Three” (Lantai 13)
6. Risty Tagor (Pocong 2)
7. Bunga Citra Lestari (Cinta Pertama)
8. Nadia Saphira (Coklat Stroberri)
9. Acha (Love Is Cinta)

Most Favorite Supporting Actor
1. Minus C. Karoba (Denias, Senandung di Atas Awan)
2. Tio Pakusadewo (Lantai 13)
3. Evan Sanders (Kuntilanak)
4. Lukman Sardi (Naga Bonar Jadi 2)
5. Mario Meridithia (Coklat Stroberri)
6. Mike Muliandro (Naga Bonar Jadi 2)
7. Dwi Sasono (Pocong 2)
8. Mike Lewis (Suster Ngesot)
9. Wingky Wiryawan (Badai Pasti Berlalu)

Most Favorite Supporting Actress
1. Wulan Guritno (Naga Bonar Jadi 2)
2. Dhawiyah Zaidah (Lantai 13)
3. Marsha Timothy (Coklat Stroberri)
4. Ira Wibowo (I Love You, Om … )
5. Ratna Ruchia (Cinta Pertama)
6. Indah Kalalo (Pesan Dari Surga)

Breaktrough Actor/Actress
1. Albert Fakdawer (Deniaas, Senandung di Atas Awan)
2. Dwi Sasono (Mengejar Mas-Mas)
3. Poppy Sovia (Mengejar Mas-Mas)
4. Rachel Amanda (I Love You, Om … )
5. Raihannun (Badai Pasti Berlalu)
6. Mulan Kwok (Maaf, Saya Menghamili Istri Anda)

Best Director
1. Deddy Mizwar (Naga Bonar Jadi 2)
2. John De Rantau (Denias, Senandung di Atas Awan)
3. Rudi Soedjarwo (Mengejar Mas-Mas)
4. Nayato Fio Nuala (Cinta Pertama)
5. Badai Pasti Berlalu (Teddy Soeriaatmadja)

Best MOVIE
1. Naga Bonar Jadi 2
2. Denias, Senandung di Atas Awan
3. Badai Pasti Berlalu
4. Mengejar Mas-Mas
5. Coklat Stroberri

Best Theme Song
1. Ungu (Coklat Stroberri)
2. Ari Lasso (Badai Pasti Berlalu)
3. The Float (3 Hari Untuk Selamanya)
4. Bunga Citra Lestari (Cinta Pertama)
5. Acha – Irwansyah (Love Is Cinta

Best Scary Scene
1. Pocong 2
2. Kuntilanak
3. Lantai 13
4. Hantu Jeruk Purut

Best Running Scene
1. Mengejar Mas-Mas (Adegan Lari Mengambil Sepeda)
2. Denias Senandung Di Atas Awan (Adegan Perjuangan Denias Sekolah di Kota)
3. D’Bijis (Adegan Dikejar Istri & Adegan Bencong Dikejar)
4. Maaf, Saya Menghamili Istri Anda (Adegan Dibyo/John Dikejar-kejar)
5. Kala (Adegan Janus Berlari Dari Jembatan ke Gedung Tua)
6. Leak (Adegan Cantika saat bermimpi di Gua)

Kasih komentar nya dunk..

Comment by Sakti Blue

Made Monday, 13 of August , 2007 at 10:50 am

OH MY GODDD…

MTV Indonesia pun sudah jadi seperti FFI. Hancuuuuuurrrr…!!! Ini pasti gara-gara para kru MTV Indonesia yang asli diberhentikan semua tahun lalu dan digantikan para kru Global TV. TASTE-NYA JADI HANCUUURRRR…. MTV INDONESIA JADI KAMPUUUUUNG….

MTV INDONESIA MOVIE AWARDS 2007?? LIAT AJA NOMINASI-NOMINASINYA. HANCUUUUURRRR… (Kemana The Photograph, Kala, Selamanya) Nayato Koya Pagayo nominasi best director? OH… NOT AGAAAAAIIIINNN…!!!

Comment by aji

Made Monday, 13 of August , 2007 at 1:30 pm

comment buat nominasi MTV Movie Award: soooo predictable..(industri banget yakk)..apalagi nominasi musiknya…mtv sucks big time!!

Comment by JelangMIMA2007

Made Monday, 13 of August , 2007 at 2:35 pm

haloooo ….wake up Sakti Blue dan aji…

MIMA kan bukan penghargaan yg terlalu serius…penilaian mereka bagus secara mutu dan bagus pula dari segi komersil alias ditonton banyak org terutama anak nongkrong MTV….bandingkan saja dgn versi luar negrinya…masuk gitu film Babel atau Little Miss Sunshine ? gak kan? yg menang malah Pirates Carrabien 3…

Kala,the photograph,dan 3 hari untuk selamanya bagus secara mutu, tapi jeblok di pasaran…makanya kagak masuk best picture,terkecuali Denias Senandung Diatas Awan yah…….
atau org org mtv udah bosen kale yg menang tiap tahun kalyana shira and the ganks mulu…3 tahun berturut turut lho…jadi pengen penyegaran,atau mereka rada jengkel ama nia dinata yg tahun lalu menang best picture berbagi suami, tapi saat pidato mengatakan “Berbagi Suami bukan MTV Banget……” gitu lho…..

Comment by JelangMIMA2007

Made Monday, 13 of August , 2007 at 2:38 pm

kalo buat film Selamanya tahun depan kale baru masuk nominasi ama Sang Dewi , dijamin 100%…………

Comment by Sakti Blue

Made Monday, 13 of August , 2007 at 5:07 pm

JelangMIMA2007 said:
“Kala,the photograph,dan 3 hari untuk selamanya bagus secara mutu, tapi jeblok di pasaran…makanya kagak masuk best picture”

Badai Pasti Berlalu juga jeblok dipasaran kallleeee….

Comment by potato-King

Made Monday, 13 of August , 2007 at 7:52 pm

BPB itu bagus mutunya gak sih?
SI bilang jelek,tapi media laiinya ad ayg bilang bagus,ada yg bilang jelek pula.Ada yang tahu?

Comment by OMFEB

Made Monday, 13 of August , 2007 at 8:13 pm

untuk kesekian kalinya, gue beranjak dari belakang meja komputer gue, ninggalin id card journalist, recorder dan kamera gue untuk beranjak ke gedung bioskop….pertama gue liat selamanya masih bertahan, tapi mata gue lebih tertarik dengan poster SANG DEWI, dengan sabai yang lagi berpelukan, dengan baju sedikit terbuka.
asli gue enggak tahu DWI ILALANG siapa, dan beberapa orang di belakang dia, tapi pertama kali melihat gambarnya gue sedikit kecewa dengan warnanya. asli, gue kira ini orang juga besutan atau mantan kru dari rudi soedjarwo. tapi sampe pertengahan cerita, gue mulai menikmati gambarnya, angle kamera dan tata sinematografinya rapi.
hingga gue ENGGAK SETUJU DENGAN SINEMA INDONESIA, ketika KEVIN bilang cerita enggak fokus. Bagi gue ceritanya memang kurang greget, tapi alur ceritanya bagus kok, mereka enggak melenceng dari apa yang ada di imajinasi mereka untuk membuat film ini enggak kacangan. Bagi gue secara pribadi, letak kesalahan di film ini hanya di pemain cewek dan lighting.
ini komentar gue lho……………

Comment by JelangMIMA2007

Made Monday, 13 of August , 2007 at 8:40 pm

bener banget OMFEB,kali ini gw juga gak setuju dgn SI.Sang Dewi bisa di sejajarkan dengan Selamanya….kita tunggu saja persaingan mereka di kancah FFI 2007….

buat sakti blue, gw juga gak setuju tuh film Badai Pasti Berlalu masuk nominasi Best Picture.menurut gw BPB adalah remake terburuk sepanjang sejarah film.seharusnya digantikan dgn Kala tuh.

by the way kenapa Jakarta Undercover sama sekali gak masuk nominasi ?

setidaknya kan bs masuk most favorite actor buat Fahri Albar dan Best Running Scene buat Luna Maya.

nah coba sekarang kita buat prediksi siapa yg akan menang….

Comment by helmi

Made Tuesday, 14 of August , 2007 at 3:58 am

gw hari ini baru nonton ni film dan gw bt abis dengan film ini,
dari judulnya sang dewi dan filmnya seputar dunia petinju kayaknya gak pas banget…

ada beberapa kejanggalan dan film ini, pas si laras terjun ke kali kuningan, keliatan banget buatanya, emang di jakarta ada pengamen pake acordeon? di pinggir salon tempat kerja laras ada beberapa kursi kayak kafe pinggir jalan, yang sebelah2an sama parkir mobil (sementara kafenya kagak keliatan)dan banyak lagi…

gw nonton film ini di blok m plaza, yang notabene nambahin ke bt an gw nonton ni film, ada 2 keluarga yang bawa beberapa anak2 kecil, antara 3 sampai 10 taun, mereka pada nangis dan pada minta pulang (apa ni film buat dikonsumsi anak sekecil mereka, pegawai bioskop koq membiarkan mereka masuk?) ada beberapa orang yang dengan seenaknya terima telp dan ngomongnya kenceng pula…

duh bete bete bete :-)

Comment by tando-wi yahya

Made Tuesday, 14 of August , 2007 at 7:23 am

emg film remake blh dmskin ke MIMA yak???
kyknya gw blom prnah liat film remake msk golden globe

Comment by tando-wi yahya

Made Tuesday, 14 of August , 2007 at 7:26 am

atopun ke mtv movie awardsnya amrik…

Comment by tando-wi yahya

Made Tuesday, 14 of August , 2007 at 7:30 am

kalo gtu yg dsukain atopun yg sering dtonton ank nongkrong jgn dmskin k bag yg “best” dong!!!yg fav. aja!!!

Comment by Miss Soepadi

Made Tuesday, 14 of August , 2007 at 7:31 am

Hum. From reading the critics I actually didn’t get the idea of what this movie is about. Is it just me (yang emang bego) or there’s just not enough information. Oh well the poster (gue belom liat aslinya) didnt reflect what this movie is about. I dont know whether this is a good thing or the other way around.

Comment by Raditz

Made Tuesday, 14 of August , 2007 at 1:37 pm

Belum sempet nonton film ini, tapi emang niat nonton sih, karena pas hari apa gitu sempet liat behind the scenesnya. Yah, like my motto in SI Forum “Sejelek-jeleknya film Indonesia, gue pasti nonton sih.” At least dari situ ‘kan baru tau jelek apa nggaknya tuh film, nggak asal ngikut doank.

trus sang dewi ini gue penasaran aja sama akting pendatang baru yang namanya susah untuk gue ingat

Comment by potato-King

Made Tuesday, 14 of August , 2007 at 4:13 pm

@MIMA:

BPB ga papa gw dah tonoton barusan,filmnya oke-oke saja,Coklat Stroberi yang annoying abies itu malah masuk segala(mending The Photograph aja deh…)

DAN NGAPAIN PARA PERSONEL I LOVE U ,OM…. MINUS Rachel Amanda masuk segala??????????Plis deh.

Leak masuk best Running Scene??Mending adegan Shanty dikejar Lukman Sardi plus kereta api aja deh
ato adegan Anjasmara ngejar koper di KOPER

Tapi kekecewaan terbesar gw(dan gw yakin lu orang juga):
MIKE LEWIS dapet nominasi….OH NOOO…..

Dan Nominator terbanyak adalah…Mengejar Mas-Mas(8 nom?)
Pass this MIMA….God…help us…

Comment by JelangMIMA2007

Made Tuesday, 14 of August , 2007 at 7:42 pm

ya seperti yg dinyatakan para panitia MIMA 2007, bahwa MIMA berbeda dgn FFI,MIMA dibuat lebih santai dan remaja banget…gak heran kalo Coklat Stroberi bs masuk di best picture…emang banyak kejanggalan di MIMA 2007 kali ini…bahkan Shanty,Nicolas saputra,dan Ardina Wirasti kok bisa gak masuk didaftar nominasi ???
Ada apa dgn Nia Dinata dengan LRTH,Joko Anwar dgn Kala,Riri Riza dgn 3Hari Untuk Selamanya?

Mengejar Mas Mas Produksi Sinemart,Boss sinemart Leo Sutanto dan Lala Hamid,Lala Hamid produser nya RCTI,Global TV aka MTV grupnya RCTI..ya pastilah banyak dapet nominasi…pokoknya setiap festival yg diadakan oleh RCTI group pasti produksinya Sinemart masuk dan banyak dapet nominasi,INDONESIAN MOVIE AWARD 2006 dengan kemenangan kemenangan MENDADAK DANGDUT nya, dan Panasonic Award dengan sinetron Sinemart,Fritz Framez picture dan MNC nya……

Comment by dony

Made Tuesday, 14 of August , 2007 at 8:57 pm

yg bikin daftar nominasi mima ini dewan juri ato polling sms sih ??? trus pemenangnya ditentuin by sms juga ?? kalo juri, dewan jurinya sapa aja ?

Comment by Home Alone

Made Wednesday, 15 of August , 2007 at 8:55 am

Gw ga suka denga reviewnya Kevin,keliatan bgt baru bgt nge review film….
Gw ga setuju dgn dia blg alur film sang dewi ga jelas..dsini memang jelas bgt,nontonnya mpe abis ga??jgn2 kevin blom nonton lagih!!!!

Sang Dewi berhak mendapatkan minimal 3 bintang deh bknnya dpt kancut!!!!
Di film ini tuh bnyk sekali pelajaran yg bs kita ambil,dr mulai persahabatan, percintaan and msh banyak lagih deh….

Ow ya Ralat Nama Shabai adlh SABAI MORSCHECK
Bkn Deno tapi BENO……

Comment by rizda

Made Wednesday, 15 of August , 2007 at 3:44 pm

nge-quote tando-wi yahya:

“…kyknya gw blom prnah liat film remake msk golden globe”

tapi ada: “the departed”

Comment by dc

Made Wednesday, 15 of August , 2007 at 4:18 pm

kevinaditya personil baru sinema indonesia yach???

Comment by aji

Made Friday, 17 of August , 2007 at 6:34 am

like the poster..look at the guy’s hand touching the girl’s ass…yeaaaa..oh ya..mtv still sucks big time

Comment by moviefreak

Made Sunday, 19 of August , 2007 at 12:43 am

menurut gw film ini gk layak dapet kancut secara dialog2nya gak ngebosenin, akting Aliang ama Beno keren banget, kompak abies, menonjol atau apalahnamanya yg bikin acting pemain lainnya sekakan tenggelem atau jadi biasa aja..

beberapa adegan di akhir2 cerita emang kacangan dan bikin ill feel, tapi overall film ini oke kok and yg jelas film ini gak layak dapet kancut..

Comment by cahbagus

Made Monday, 20 of August , 2007 at 11:54 am

ada yang nyadar gak kalo aliong tuh sebenernya nyimpen rasa ke beno. liat deh dari perlakuan aliong yg ampe segitu banget ngejaga beno. dan siapa yg paling gak setuju kl beno jadian ma si psk? aliong kan? kenapa coba? karena aliong emang cinta mati ma si beno. liat juga deh indikasi laen ketika mereka mandi bareng berdua. sayang aliong ga sempet menyatakan rasa itu, akirya rasa itu cuma jadi misteri.

bagus nih film. adegan eksen, dari tarung tinju, latian, ampe kejar-kejarannya mantap!! sayang kisah cinta-nya seolah mencuri porsi berlebih untuk sebuah film action-sport.
dua bintang layak lah…

Comment by tando-wi yahya

Made Monday, 20 of August , 2007 at 6:15 pm

bls nge-quote si rizda

nge-quote tando-wi yahya:

“…kyknya gw blom prnah liat film remake msk golden globe”

tapi ada: “the departed”

the departed bukan remake kali tapi film adaptasi dri “internal affairs 1-3″

Comment by mas anggi bersabda

Made Tuesday, 21 of August , 2007 at 1:53 pm

adegan titi(tanpa imbuhan akhir T) DJ paling ga penting! knapa penyanyi DIVA bukan CUMI sekelas TITI DJ mau nyanyi di ring Tinju,gwe aja ga pernah liat juwita bahar mau nyanyi di ring tinju acara gelar tinju profesionalnya indosiar! udah gitu tangan nya titi dj melambai2 kemana2!! ahahaha.. udah gitu lagu kebangsaan kita INDONESIA RAYA dinyanyikan secara full tanpa ada instrumen apa pun jadi terdengar hambar! gwe nonton cekakakan sendiri berhubung yang nonton cuma 8 orang 1 studio yang lainnya pacaran!!!!! gwe iri!!!

Comment by moviefreak

Made Tuesday, 21 of August , 2007 at 10:25 pm

@cah bagus,
yey kok sempet2nye ya kepikiran kalo Aliong itu cinte mati ame Beno.. rumpi deh,yuuuk.. kalo Aliong itu hombreng, kagak mungkin kalee dia tidur ame psk nyang nota bene cewek yg disuka Beno.. yuukkks.. akika gak setuju deh ame pendapatnya cah bagus.. endang sukamti minum susu, terima kasi en God bless you..

Comment by elpan

Made Wednesday, 22 of August , 2007 at 12:23 pm

bo, bukan internal, tapi infernal..

MIMA kancut aja dah,..gada yg beres, kcuali Dinna Olivia, yg laen mending ikut FSI gih.

Comment by lemozz

Made Wednesday, 22 of August , 2007 at 2:45 pm

utuk film ini gue cuman suka ama pameran tubuh para lelaki itu… hak3!!!!

btw untuk MIMA, capee deeehhhh….

Comment by cahbagus

Made Wednesday, 22 of August , 2007 at 7:26 pm

@ moviefreak
ye… eike kan ga bilang dia hombreng bow…
eike cuma mikir kalo dia tuh acedece alias bisek, gitu bow
yuuukkkk….

Comment by paw

Made Thursday, 23 of August , 2007 at 4:24 pm

kevinaditya..new commentator?

Comment by Tya Subiakto

Made Thursday, 23 of August , 2007 at 5:21 pm

Alhamdulillah…

Akhirnya ada yang mengkritik musik saya (walaupun secara ngerjainnya cuma 12 hari, hehehe). Makasih lho mas Kevin atas masukan musiknya. Buat saya, walaupun KBA, tapi Sang Dewi adalah aktualisasi pertama saya dalam meraih cita-cita saya sedari SD, yaitu menjadi musisi scoring film.

Kalo mas Kevin ada masukan, gak usah sungkan2 mas untuk bilang ke saya. Kali aja ada yang kurang moderato, atau andante, atau apapunlah…(mungkin musik gw kurang rock kali yeee)… Mas bisa hubungin saya lewat e-mail… atau mas bisa bantu saya begadang mungkin untuk film selanjutnya, hehehe… =D

Salam kenal,

Tya Subiakto

Comment by RIO S

Made Friday, 24 of August , 2007 at 12:03 am

menurut saya film sang dewi ini bisa dikategorikan ke bintang 1,2,atau3,4,5.bukan kancut.kalo kita mau mereview film harus mengerti apa saja yang dilihat dalam film tersebut dan dilihat juga jumlah penontonnya,kalo di SI film tersebut kancut tapi penontonnya bisa 500 ribu-1jt,berarti yg dpt kancut siapa?koment sih oke2 aja,tapi yang paling antara kancut dan bintang lebih berhati2 memberikannya…semoga SI lebih benar dan jujur dan memberi support utk perfilman indonesia .jadi SI bisa dipercaya untuk pecinta film dimanapun berada…

-rio s-
addr:jl.cendana 234
M : 0818 130 888

Comment by Deswyn Pesik

Made Friday, 24 of August , 2007 at 1:35 am

Khusus buat fightingnya msh belum jelas tu, msh mnding nonton sinetron punya Jelitavisindo yg sering di Indosiar n jg para petarung di kasih gaya2 Thailand dgn sarung tangan khas Thaiboxing.
Adegan lari2an ala ONG BAK jg msh terkesan maksa, kl OK lewatin mobil feroza itu dgn gambar lebar n jg dg kecepatan cukup tinggi kl pelan ketahuan bo’ong nya donk hehehe..msh bagusan iklan Kratingdeng lah…
Sorry biar qta pada sadar semua kalau Petarung andalan Indonesia (Donny Alamsyah) bukan saja kalah tapi Mati di tangan Petarung Thailand!!
Apakah film action Indonesia minimal bisa mensejajarkan diri dg ONG BAK /film luar kl imagenya aj msh di bawah negara luar, smentara film juga merupakan salah satu sarana pengokohan budaya yang akan di bawa keluar.
Syukur2 SANG DEWI jgn sampai msk Thailand kl ga Indonesia bakal di ketawain mereka.
Gue cm salut Sinematografi, tema film n posternya aja n bagusnya film itu bs bertahan cukup lama, Thx.

Comment by Adhit

Made Saturday, 25 of August , 2007 at 8:27 pm

Ada yg bikin gue bete waktu nonton ni pelem, yaitu sewaktu lagu Indonesia Raya yg dinyanyi’in sebelom pertandingan tinju. Emosi gue bener2 terganggu. Padahal gue lagi terharu (hampir nangis bombay) sewaktu liat si Beno ngasih bungkusan (yg isinya baju penganten, kali ya…) ke pelacur pujaan Beno. Eh, kelanjutannya nyanyi lagu Indonesia Raya yg cuman 1 stanza. Apalagi kalo 3 stanza, bete banget kali ya… Bisa2 gue ketiduran….

Comment by Candra ADitya

Made Sunday, 26 of August , 2007 at 3:06 am

Hehehehe,,,, gimana rasanya dapet komen langsung dari orangnya?

Comment by adhe

Made Sunday, 26 of August , 2007 at 8:01 am

mtv movie awards thn skrng kurang asik euy soalnya nominasinya gak banget deh banyak film-film buagus yg gak msk nominasi film fayorit gue aja gak masuk;film kamulah satu-satunya kan acting nirina ok banget kok gak msk nominasi actress or best movie soalnya ceritanya keren banget ,film2x ini jg kok gak msk nominasi sech????????????? love is cinta,selamanya,kala,fotograf,sang dewi,n buanyak lagi film2x buagus nkerenz yg gak msk nominasi pokoke thn nie mtv mima gak buanget deh buat di tonton sorry to say……………………..

Comment by Angga

Made Monday, 27 of August , 2007 at 7:16 pm

HOY….!

Film tmen karate gw tuh!!!

Kawan2 smua.

Jangan hanya melihat sebuah dari satu atau beberapa sisi aja dong.
Loe harus bisa lyat sisi lain (which is sisi kebaikannya) dr sebuah film.

Klo mau objektif, boleh dibilang film Sang Dewi ini bisa dibilang termasuk Top 5 movies di sepanjang tahun 2007 ini dr segi cerita dan penggarapan.

Walaupun memang gw akuin, kadang ada beberapa adegan yang terasa krik-krik:

contoh: waktu Titi DJ nyanyi di Ring tinju (sumpah gak penting abis!)

Tp gw sadar nih film menyajikan sesuatu yg berbeda dr film2 lainnya.

Ceritanya gk standar walaupun temanya romantisme juga.

Thx.

Comment by tando-wi yahya

Made Tuesday, 28 of August , 2007 at 5:18 pm

iye2 trsrah internal ato infernal…
menurut gw jelek ah…nasibnya sama kyk cinta silver…
sinematografi bagus tpi gak didukung crita yg bgs…
mndingan ntn mr.brooks yg alurnya kurang(gak tau mungkin karna LSI) tpi critanya mantap…

Comment by PalmBlues.

Made Wednesday, 29 of August , 2007 at 11:29 pm

Asli…gw jadi bingung harus mulai dari mana..
Yang pasti selera film Indo makin hari makin nurun. Gw berharap datang kebioskop buat nonton sebuah pertunjukan media gambar dan gerak yang beda. Ga seperti yang selalu kita liat setiap hari di tv.
Tapi yang terjadi malah sebaliknya. Banyak banget Film rasa Sinetron..Oh Suck it !!! Sumpah gw eneg. Dan gua cukup terhibur dg review SI yang lugas dan brani menelanjangi. Biar kita semua nyadar.
Gw hanya mau datang kebioskop, ngeluarin duit bayar karcis untuk nonton film bagus dan bermutu. Thanks SI.. udah ngebantu gw agar ga ngebuang duit percuma krn nonton sampah-sampah Industri…

Comment by PalmBlues.

Made Wednesday, 29 of August , 2007 at 11:38 pm

soooyyii ralat..

pertunjukan media gambar dan gerak yang beda…

Seharusnya Media Gambar Gerak dan Suara.
sankin nepsongna mo nulis.. hehehehe

Comment by Dwi Ilalang

Made Monday, 3 of September , 2007 at 2:53 pm

Gw di sini mengucapkan banyak trimakasih atas review yg d berikan bwt Sang Dewi. Terutama bwt yg nulis review di SI yg entah siapa namanya gw krg bisa ngebacanya hehehe..
Sebagai sutradara yg baru pertama kali nyutradarain gw sangat sangatlah sadar atas kekurangan d sana sini, atas masukan dari semuanya gw sangat berterimakasih yang sangat dalam, mudah2an gw bisa berbuat yg lebih baik.. terutama bagi yang sudah nonton filmnya.
Bukan sebuah pembelaan sebenernya, tapi gw cuma pingin menyajikan suatu tontonan dalam bentuk yang berbeda. Mungkin cara penyajian gw masihlah kurang bisa di terima gw minta maaf…

Comment by MaRkO

Made Tuesday, 4 of September , 2007 at 1:45 pm

Gue suka sinematografi film “Sang Dewi”. Bagus. Top!! Beda banget sama beberapa film Indonesia yang feel-nya malah lebih mirip sinetron (apa karena pake teknologi digital ya?). Ilustrasi musiknya juga masih oke lah, masih bisa membangun atmosfer cerita.

Sangat disayangkan, miscasting Sabhai Morschek (benar ga ejaannya ya?) yang overall ganggu banget. Tampilan si pelacur ini (mungkin karena hairstyle-nya) sama sekali tidak memancarkan daya tarik seksual. Malah kesannya seperti mba’-mba’ SPG di mall kelas pinggiran (sorry, no offense). Karakternya si pelacur ini pun ternyata gagal bikin gue simpati, malah bikin gue pengen gampar saking bebalnya. Hehehe …

Memang sih ceritanya “Sang Dewi” rada kedodoran, dan makin parah menjelang akhir (termasuk adegan paling ga penting, Titi Dj nyanyi di atas ring), which is sayang banget karena gue yakin sebenarnya bisa dibuat jauuuh lebih bagus lagi, tapi gue beneran terhibur dengan film ini.

Gue dan beberapa teman yang sudah nonton sama-sama setuju, film ini mungkin bisa dimasukkan dalam kategori 10 film Indonesia terbaik yang rilis tahun 2007 (tentu saja peringkatnya sangat bisa diperdebatkan!)

Satu komentar, kalo gue jadi Cathy Sharon, gue pasti nyakar en jambakin produser film ini, secara saat opening credit, nama “gue” dieja CHaty … d’oh!!

Comment by MaRkO

Made Tuesday, 4 of September , 2007 at 1:57 pm

btw, buat reviewer SI yth. (i.e. kevin aditya),

with all due respect, menurut saya film “Sang Dewi” ini ga layak diberi kancut.

saya rasa anda sempat keluar ruang studio, atau ketiduran, atau sedang sibuk sms-an/telponan atau melakukan aktivitas lainnya yang mengalihkan konsentrasi menonton anda, ketika film ini sedang ditayangkan.
karena JELAS-JELAS ada adegan yang memperlihatkan bagaimana Beno dewasa mengajak Laras dewasa kembali ke lokasi tempat mereka bersama mengubur kalung itu 15 tahun yang lalu. dan kata opening scene itu ga ada kaitannya sama sekali dengan jalan cerita sesudahnya ??? geez …

anyway, review anda lumayan lucu (no pun intended) untuk dibaca, sayang sekali anda melakukan kesalahan saat melakukannya. jangan ikutin jejak (the so-called) reviewer kom**s ya.

Comment by stella

Made Wednesday, 5 of September , 2007 at 10:17 am

haduuuhhhh……sumpah pertamanya kupikir film malaysia, hehehe a

Comment by NUGROHO

Made Friday, 7 of September , 2007 at 5:47 pm

kayaknya kalo 10 besar ga masuk deh….
kalo 20 besar masuk kali….

kemungkinan 10 besar(tempat acak):
-the photograph
-kala
-merah itu cinta
-quickie express
-lari dari blora
-nagabonar jadi 2
-badai pasti berlalu
-ayat-ayat cinta
-mengejar mas-mas
-anak-anak borobudur

kalo dilihat dari daftar gw,tema perfilman indonesia tahun ini:
HUMANIZATION.

Comment by jingga

Made Saturday, 15 of September , 2007 at 8:19 pm

salam kenal, baru gabung. sudah ketinggalan banyak rupanya. tapi gue lumayan setuju dengan review disini. mengingat gue masih awam..
jingga

Comment by Afterglow

Made Tuesday, 18 of September , 2007 at 9:58 am

Untuk : RIO S

Penonton yang 500 ribu - sejuta tidak menjamin film tersebut pasti bagus alias tidak berkancut mas. Helloo?
There r lots of trashy movies yang justru semakin kancut semakin rame penontonnya. God knows why…

Leave a comment

Terima kasih untuk tidak memasukkan spoiler, tidak menyerang secara personal, tidak mencaci sebelum menonton, tidak sok tahu, tidak sok asik, dan tidak marah-marah kalau tidak setuju dengan review kami atau pun komentar pembaca lain. (It's only film review gitu loooh...) Please keep Sinema Indonesia a pleasant place! Yang bandel akan di-ban selama-lamanya. :)

We are back!

Sinema Indonesia adalah blog pribadi yang secara tidak disengaja jadi public domain. Sinema Indonesia tidak berafiliasi dengan grup, filmmaker, pejabat, atau tuan tanah mana pun. Sinema Indonesia adalah domain nirlaba (untuk sementara ini). Kesempatan untuk bergabung menjadi reviewer di Sinema Indonesia tetap terbuka bagi siapa saja. Silahkan e-mail contoh tulisan anda ke sinemaindonesia@gmail.com